Pemilik Kafe Basecamp Minta Maaf Kepada Masyarakat Tanjungpinang

George Santos, pemilik kafe Basecamp. foto:osias de/batampos
George Santos, pemilik kafe Basecamp. foto:osias de/batampos

batampos.co.id – Pemilik Kafe Basecamp, George Santos, meminta maaf secara terbuka dan tertulis kepada masyarakat Tanjungpinang, karena telah membuat event di kafenya tersebut dengan tema ”Back To School Party” dan menggunakan atribut sekolah.

Permintaan maaf tersebut disampaikannya langsung dihadapan Kasat Pol PP Tanjungpinang, perwakilan tokoh agama, ormas, dan LSM, di gedung Balai Seludang, Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemko Tanjungpinang, Kamis (20/10).

”Intinya kami mengakui event tersebut salah. Event yang dibuat tim kreatif saya tersebut diluar sepengetahuan saya,” ujar Santos.

Dikatakan Santos, pihaknya pun siap menerima konsekuensi dan aturan dari Pemko Tanjungpinang apakah bisa dibuka kembali atau ditutup total kafe miliknya itu.

”Kami siap mengikuti aturan dari Pemko. Saya juga mengharapkan kepada semua pengusaha agar menciptakan ide yang lebih bagus dalam setiap usaha yang dijalani. Belajarlah dari kesalahan kami,” kata Santos.

Sementara itu, Kasat Pol PP Tanjungpinang, Irinto, mengatakan atas permintaan maaf yang dilakukan pemilik kafe tersebut pun akan disampaikan kepada Walikota Tanjungpinang.

”Namun, dalam pertemuan tadi itu, perwakilan ormas meminta kafe tersebut ditutup,” ujar Irianto.

Dikatakan Irianto, atas permintaan ormas kafe tersebut ditutup. Pihaknya juga akan menyampaikan kepada Walikota.

”Buka tutupnya suatu usaha harus sesuai prosedur yang berlaku. Tidak semua tindakan dari elemen bisa dipenuhi,” kata Irianto.

Terpisah, Kordinator Solidaritas Anti Arogansi dan Miras, menjelaskan pihaknya berpendapat kafe Basecamp agar tidak langsung buka. Tapi pihaknya menyerahkan semuanya pada Pemko Tanjungpinang.

”Keputusannya ada di tangan Walikota. Secara manusiawi kami menerima permohonan maaf dari pemilik kafe tersebut,” ucap Baharudin.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar