Kenalkan Kepri ke Penjuru Dunia via Festival Bahari Kepri 2016

dragon-boat-2-fyusnadibatampos.co.id – Ajang balapan perahu naga (Dragon Boat Race) 2016 yang merupakan rangkaian acara Festival Bahari Kepri (FBK) 2016 resmi dimulai kemarin (21/10). Sebanyak 41 regu peserta dari dalam maupun luar negeri beradu menjadi yang tercepat di hari pertama lomba.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri yang mewakili gubernur, Arif Fadilah, berharap kegiatan mampu menjadi ajang promosi wisata Kepri ke penjuru dunia.

“Apalagi khusus tahun ini dibarengkan pula dalam rangkaian besar Sail Karimata dan Festival Bahari. Tentu kian menjadi daya pikat kedatangan wisatawan,” kata Arif.

Arif menambahkan, Pemprov Kepri bakal menyokong seratus persen segala jenis kegiatan kepariwisataan yang digelar pemerintah kabupaten/kota. Terlebih kegiatannya yang berbentuk kebaharian. Lantaran sudah menjadi dalam visi kepala daerah untuk menjadikan provinsi ini yang unggul di bidang maritim.

“Pelaksanaan dragon boat semacam ini secara tidak langsung jadi upaya menumbuhkan kesadaran sekaligus kecintaan tentang potensi bahari daerah ini,” ujar Arif.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menerangkan, dalam tiga tahun belakangan ini, gelaran lomba balap perahu naga memang dialihkan lintasannya. Bila pada semula diselenggarakan di perairan Tanjungpinang kota, kini dialihkan ke perairan Sungai Carang. Tentu ada alasan di balik keputusan ini.

“Sungai Carang mempunyai kedekatan dengan sejarah besar bangsa Melayu. Itu merupakan aset kota yang patut dilestarikan. Karena nilai sejarah itu tidak pernah dapat terbeli,” ungkapnya.

Setidaknya, ada dua harapan besar yang Lis tautkan di balik perhelatan lomba balap perahu naga. Pertama, adalah sebagai daya tarik bagi wisatawan dalam dan luar negeri agar lebih sering dan senang melancong ke Tanjungpinang. Apalagi dari tahun ke tahun sektor pariwisata ibu kota provinsi ini terus mengalami perbaikan.

“Kedua, mudah-mudahan, nantinya mampu melahirkan atlet-atlet dayung yang bisa berprestasi, baik di tingkat nasional maupun Internasional,” ucapnya.

Ajang lomba balap perahu naga ini bakal dilangsungkan hingga Minggu (23/10) besok yang merupakan ajang final untuk menemukan juara tahun ini yang berhak membawa pulang piala gubernur dan uang pembinaan.

Pantauan Batam Pos, pembukaan ajang balap perahu naga kemarin berlangsung meriah di tepi hulu Sungai Carang. Sejak pagi seluruh atlet sudah mempersiapkan diri. Dari mulai melakukan pemanasan hingga memastikan perahu dan dayung sudah siap digunakan berlomba. Belum lagi riuh penonton yang memadati area pelepasan peserta.

Sebanyak 41 regu perahu naga yang berlaga di hari pertama kemarin terdiri dari peserta dari dalam dan luar negeri, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura. Sementara dari dalam negeri ada peserta asal Jambi, Pekanbaru, Padang, Indragiri Hilir, Pelalawan Riau, Jakarta, Batanghari, dan tuan rumah, Tanjungpinang. (muf)

Respon Anda?

komentar