13 tersangka pemilik dan pemasok narkoba yang ditangkap dari berbagai tempat. Foto: eggi/batampos.co.id
13 tersangka pemilik dan pemasok narkoba yang ditangkap dari berbagai tempat. Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Ditresnarkoba Polda Kepri sejak bulan Januari hingga Oktober, berhasil mengamankan 115 orang tersangka kasus narkoba. Ada sebanyak 93 kasus dengan barang bukti sabu sebanyak 10.055 kilogram (kg) narkoba jenis sabu, 6,6 kg ganja, dan 229 butir ekstasi.

Iklan

“Beberapa kasus sudah berjalan dan kami serahkan ke pihak kejaksaan,” kata Direktur Ditresnarkoba Polda Kepri Kombes Jamaludin kepada Batam Pos, Sabtu (22/10).

Pemberantasan narkoba yang dilakukan jajaran Polda Kepri ini, menurut Jamaluddin merupakan hasil kerja sama dengan berbagai instansi seperti Bea Cukai, petugas pelabuhan dan bandara. Ke depannya, Jamal berharap kerjasama ini bisa ditingkatkan. Sehingga penanganan narkoba bisa lebih efektif.

“Penangkapan yang kami lakukan dalam rangka memutus mata rantai penyuplaian narkoba,” katanya.

Namun walau banyaknya penangkapan, Jamal tak menutup kemungkinan masih adan bandar-bandar narkoba yang masih bersembunyi. “Kami akan bekerja lebih keras, agar Kepri terbebas dari narkotika,” ucapnya.

Jamal menerangkan sepanjang Januari pihaknya berhasil menangkap 11 tersangka, dari sembilan kasus. Dengan barang bukti diamankan 184,54 gram sabu, dan 6,83 gram ganja. Lalu pada Februari terdapat 11 kasus dengan 14 orang tersangka. Bukti yang diamankan 619,29 gram sabu-sabu, 6,4 kilo ganja kering.

Pada Maret, polisi berhasil mengamankan 20 orang bandar narkoba. Dari 16 kasus tersebut, narkoba yang diamankan yakni 5.107 Kg sabu-sabu dan 25 butir pil ekstasi. April diamankan lagi 18 tersangka, dengan 15 kasus barang bukti yang diamankan adalah sabu-sabu seberat 1.810 kg dan 103,1 gram ganja kering.

14 orang tersangka, diamankan sepanjang bulan Mei. Dari 12 kasus yang ditangani dalam bulan itu, sebanyak 507,32 gram sabu-sabu, 82,3 gram ganja kering serta 204 butir ekstasi yang disita. Pada Juni Ditresnarkoba Polda Kepri berhasil menangkap sebanyak 11 orang tersangka, dengan barang bukti 382,19 gram sabu-sabu, serta 4,37 gram ganja. Juli sebanyak lima kasus dengan enam orang tersangka, barang bukti yang didapatkan 34,32 gram sabu-sabu dan 37,68 gram ganja.

17 orang tersangka, diamankan pada Agustus. Dari 12 kasus itu Ditresnarkoba menyita 557,77 gram sabu-sabu, 13,51 gram ganja serta 366 kotak dan 23 botol kosmetika berbahaya. Sedangkan di September polisi hanya mengamankan satu tersangka, atas kepemilikan sabu seberat 228 gram. Hingga pertengahan Oktober ditangani 3 kasus dengan tiga tersangka pemilik 622,84 gram sabu-sabu.

Ke depannya, kata Jamal pihaknya akan terus bergerilya untuk mengamankan para pengedar barang haram tersebut. “Pemberantasan narkoba termasuk dalam satu prioritas Kapolri,” pungkasnya. (ska/bpos)