Jamaris dan Irwanto,  pegawai Disdukcapil Pemko Batam yang terjaring OTT, Senin (17/10/2016) lalu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (18/10/2016). Keduanya resmi tersangka kasus pungli.  Foto: Cecep Mulyana/Batam Postersangka
Jamaris dan Irwanto, pegawai Disdukcapil Pemko Batam yang terjaring OTT, Senin (17/10/2016) lalu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (18/10/2016). Keduanya resmi tersangka kasus pungli. Foto: Cecep Mulyana/Batam Postersangka

batampos.co.id – Penyidik terus mendalami kasus dua pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Kota Batam, Jamaris dan Irwanto, yang menjadi tersangka kasus pungli setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Tim Merah Putih Polda Kepri, Senin (17/10/2016) lalu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Polisi Eko Puji Nugroho, mengungkapkan sudah memeriksa sejumlah saksi. Mulai dari Kadisduk Capil Mardanis, Kabid Informasi Heryanto, Kasi Pindah Nasibah, dan beberapa orang staf Disdukcapil.

Hasilnya, ditemukan unsur korupsi dalam kasus Jamaris Cs ini. Itu sebabnya, kasus OTT pungli Disdukcapil yang awalnya ditangani oleh Ditreskrimum karena ditangkap oleh Kepala Tim OTT Merah Putih AKBP Yos Guntur yang juga selaku Kasubdit II Ditreksrimum, kemudian menyerahkan kedua tersangka ke Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kepri.

Kasubdit Tipidkor AKBP Arif Budiman menyebutkan, pihaknya masih melengkapi berkas dan bukti-bukti.

Mengenai kapan tahap I kasus ini, Arif menyebutkan masih lama. Sebab masih ada beberapa saksi yang harus diperiksa.

Selain itu juga masih ada pengakuan tersangka yang belum cocok dengan barang bukti yang ada.

“Nantilah, sabar dulu. Kami masih melakukan pemeriksaan,” pungkasnya. (ska)

Respon Anda?

komentar