Massa HTI Kota Batam saat aksi damai menuntut Ahok diadili terkait dugaan penghinaan terhadap Alquran. Foto: m.nur/batampos.co.id
Massa HTI Kota Batam saat aksi damai menuntut Ahok diadili terkait dugaan penghinaan terhadap Alquran. Foto: m.nur/batampos.co.id

batampos.co.id – Ratusan warga Batam yang tergabung dalam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi damai mengecam dan menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok diadli terkait dugaan penghinaan terhadap kitab Suci Alquran Surat Al-Maidah ayat 51.

Aksi damai ini digelar pada Sabtu (15/10/2016) lalu. Massa berkumpul di Masjid Baitu Syakur, Jodoh, setelah salat Ashar. Massa yang mengusung spanduk berisi kecaman dan tuntutan agar Ahok diadili kemudian bergerak ke pusat bisnis di Nagoya dan finish di Masjid Jabal Arafah, Nagoya.

Pengurus HTI Batam secara bergantian melakukan orasi tepat di depan Hotel Nagoya Plaza. Intinya, meminta kepolisian bersikap adil dengan memproses laporan masyarakat terhadap dugaan penghinaan terhadap kitab suci Umat Islam yang dilakukan Ahok saat bertemu dengan warga Pulau Seribu beberapa waktu lalu.

“Seharusnya seorang kepala daerah bisa menjaga lisannya agar tidak menyakiti umat Islam ataupun umat lainnya,” ujar Ketua DPD HTI Kota Batam, Ustadz Arief. (nur)

Massa HTI yang demo soal Ahok mengakhiri aksi di depan Masjid Jabal Arafah, Nagoya, Batam. Foto: m.nur/batampos.co.id
Massa HTI yang demo soal Ahok mengakhiri aksi di depan Masjid Jabal Arafah, Nagoya, Batam. Foto: m.nur/batampos.co.id

Respon Anda?

komentar