Said Aqil Siradj. (foto: jpnn)
Said Aqil Siradj. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, menginstruksikan kepada seluruh warganya agar tidak ikut-ikutan mendemo Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

PBNU beralasan, hal tersebut bisa memicu fitnah.

“Warga NU Tidak boleh demo, apel santri boleh seperti ini. Demo tidak boleh, tidak (ada) keuntungan, hanya rawan jadi fitnah,” ujar Said Aqil saat memimpin upacara Peringatan Hari Santri Nasional belum lama ini.

Lebih lanjut, dia menjamin bahwa warga NU tak ada yang terafiliasi dengan gerakan radikalisme seperti yang banyak diisukan hari-hari belakangan ini.

“Saya jamin pesantren NU tidak ada yang radikal. 22 ribu lebih santri NU itu, yang radikal pasti bukan kyai dan santri NU,” tegasnya.

Said Aqil juga mengimbau agar warga NU tak mudah terprovokasi dengan radikalisme yang menyebar melalui media sosial. (sam/rmol/mam/JPG)

Respon Anda?

komentar