Mobil milik Direktur Graha Pena Batam yang rusak kacanya yang dirusak pencuri, Minggu (23/10/2016).Korban mengalami kerugian uang dan surat surat berharga akibat kejadian yang terjadi dijalan Imam Bonjol Nagoya tersebut. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Mobil milik Direktur Graha Pena Batam yang rusak kacanya yang dirusak pencuri, Minggu (23/10/2016).Korban mengalami kerugian uang dan surat surat berharga akibat kejadian yang terjadi dijalan Imam Bonjol Nagoya tersebut. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Aksi pembobolan mobil dengan modus pecah kaca kembali marak terjadi. Dua mobil yakni mobil Corona BP 1725 ZN dan mobil SubaruĀ  dibobol di dua lokasi yang berbeda.

Mobil Corona milik Sofyan Hadi dibobol di parkiran Mie Tarempa Seipanas, sedangkan mobil Subaru milik Usep R.S dibobol di Komple Bumi Indah, Nagoya, Minggu (23/10) pagi.

Diceritakan Sofyan, pembobolan mobil miliknya tersebut saat ia tengah bertemu rekannya di dalam warung mie tarempa. Namun, berselang 30 menit ia menemukan kaca kiri bagian belakang mobil pecah.

“Saya ketemu teman karena ada yang mau dibahas. Saat kembali ke mobil ngambil berkas, kaca mobil sudah pecah,” ujar Sofyan yang juga Ketua LSM Laskar Melayu Bersatu (LMB) Batam.

Dia menjelaskan pelaku pembobolan tersebut berhasil membawa kabur kamera yang diletakkan di atas jok. Ia menduga pelaku sengaja mengitari lokasi untuk mencari target.

“Memang di lokasi, mobil yang parkir banyak. Itu (kamera) untuk operasional,” tutur Sofyan.

Dari keterangan warga dan juru parkir di lokasi, tak seorang yang melihat aksi pelaku. Diduga, pelaku berjumlah dua orang dan mengendarai sepeda motor.

“Kerugian jutaan rupiah. Saya sudah lapor ke polisi dan harapan pelaku bisa tertangkap,” paparnya.

Sementara itu, pembobolan mobil Subaru milik Usep dibobol di Komplek Bumi Indah, Nagoya. Mobil tersebut diparkir di tengah keramaian atau pada acara car free day.

“Di sana ada acara (car free day) saya parkir di tempat keramaian,” ujar Usep.

Berselang 30 menit, sambung Usep ia kembali ke mobil dan menemukan kaca depan bagian kiri pecah. Pelaku membawa kabur tas yang berisikan dokumen dan uang tunai jutaan rupiah.

“Waktu masuk mobil saya lihat kaca (depan bagian kiri) pecah. Tas saya letakkan di jok depan,” terang pimpinan Batam Pos ini.

Usep mengaku tak seorang pun yang melihat aksi pelaku. Atas kejadian ini ia mengalami kerugian jutaan rupiah dan telah melaporkan ke pihak kepolisian.

“Ya diharapkan pengendara mobil lebih hati-hati lagi. Tadi sudah melapor,” pungkasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Iptu Ikhtiar Nazara saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Menurut Nazara, saat ini anggotanya tengah melacak pelaku.

“Laporanya sudah ada. Kita masih melakukan penyelidikian,” ujarnya singkat. (opi)

Respon Anda?

komentar