Iklan
Walikota Batam, Muhammad Rudi. foto:cecep mulyana/batampos
Walikota Batam, Muhammad Rudi. foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Meskipun hanya anak buahnya yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Tim Merah Putih Polda Kepri (dua telah ditetapkan tersangka pungli), Wali Kota Batam Rudi tetap memastikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) dicopot.

Iklan

Tak hanya itu, jabatan Kepala Disduk Capil kini dilelang. Pemko Batam telah membentuk tim pansel dan mulai membuka pendaftaran untuk calon baru.

“Untuk Pansel jabatan ini sudah saya buka. Jadi tinggal menunggu jadwal,” ujar Rudi di Batamcenter, Senin (24/10/2016).

Pembentukan Pansel diakui Rudi agar pejabat yang mengisi Kadisduk nantinya bisa langsung permanen, sembari menunggu proses dari Kemendagri.

“Karena saya ingin promosi. Saya menaikkan lewat pansel. Khusus itu (pansel) saja. Jadi ada dua pansel yang terbentuk sekarang. Yang kemarin enam dinas dan ini satu tersendiri,” imbuh Rudi.

Menurut dia, jabatan Disduk mendapat perlakuan khusus. Untuk bisa menganti jabatan tersebut, harus berdasarkan SK dari Menteri Dalam Negeri. Karena itu, pihaknya pun sudah mengirimkan alasan pergantian jabatan Kadisduk.

“Kalau Kadisduk ini khusus, untuk menganti harus ajukan ke pusat. Kita sudah ajukan kenapa diganti,” terang Rudi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kabida Disduk Capil Jamaris dan stafnya Irwanto terjaring OTT dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah kejadian itu, Wako Batam Rudi langsung mengeluarkan pernyataan keras mengganti seluruh pejabat Disduk Batam, termasuk kepala dinas dan kebid serta kasinya. (she)