Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Seorang ibu bernama Siu Djin, 60, warga Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep, ditemukan warga tergeletak tak berdaya tak jauh dari pemakaman Marga Pang di Batu Kacang, Senin (24/10) pagi.

Ketika ditemukan, wanita berambut putih ini terdapat luka sayatan benda tajam di kedua pergelangan tangan dan kakinya.

Menurut Kepala Desa Batu Kacang, M Suharkopeni, sebelum kejadian, Siu Djin sempat mendatangi Kantor Desa sekitar pukul 07.00 WIB. Kunjungan Siu Djin hanya untuk menyatakan kalau dirinya hendak mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Kabar tersebut diterima oleh Rusdi sepupu kepala desa yang saat itu ada di Kantor Desa.

Mendengar kabar tersebut, Rusdi langsung mengabarkannya kepada Suharkopeni. Mendengar keterangan dari Rusdi, Suharkopeni langsung turut mencari keberadaan Siu Djin termasuk seluruh perangkat desa dan sejumlah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Batu Kacang.

“Kami menemukan sepeda di pelataran makam orang tua Siu Djin di kawasan makam Marga Pang. Namun Cece Amoi (sebutan akrab Siu Djin, red) tidak terlihat,” kata Suharkopeni ketika dimintai keterangan di RSUD Dabo Singkep, Senin (24/10) pagi.

Selanjutnya warga meneruskan pencarian. Setelah beberapa saat memcari, alhasil warga mendapati Siu Djin terkapar tidak berdaya dekat dengan makam kedua orang tuanya. Disekitar lokasi tempat Siu Djin terkapar banyak bercak darah yang diduga dari tangan dan kaki korban.

Degan cepat Siu Djin dilarikan ke RSUD Dabo Singkep untuk mendapat pertolongan. Namun hingga saat ini Siu Djin belum sadarkan diri tergeletak di atas kasur di ruang UGD. Wanita seperuh baya itu telah mendapat pertolongan dari sejumlah tim medis yang bertugas saat itu.

Menurut dr Rafika Hutapea yang menangani Siu Djin, hingga saat ini korban belum sadar dan masih menjalani masa keritis. Menurut dokter berhijab itu, Siu Djin mengalami luka sayat di kedua belah pergelangan tangan dan kakinya.

Di tempat yang sama, Kapolres Lingga AKBP Muji Supriyanto melalui Kapolsek Dabo Singkep, AKP Mangiring Hutagaol menyatakan, seluruh barang bukti dan saksi telah dikantongi kepolisian. Untuk selanjutnya Mangiring akan menindaklanjuti kasus tersebut.

“Jika ada indikasi lain kami akan tindak lanjuti kasus ini. Namun dari keterangan yang kami dapatkan kejadian ini murni percobaan bunuh diri,” kata Mangiring kepada Batam Pos.

Namun Mangiring juga belum dapat memastikan penyebab korban yang berniat mengakhiri hidupnya. Seluruh warga yang ditanya juga tidak mengetahui apa penyebab Siu Djin berbuat nekat. Sebelum kejadian ini, Siu Djin juga pernah melakukan aksi nekat untuk mengakhiri hidupnya, namun warga langsung mencegah aksi nekat Sui Djin tersebut. (wsa)

Respon Anda?

komentar