Besok, Dipastikan Jalanan Tanjungpinang Macet, Ini Solusinya

1040
Pesona Indonesia
Penampilan kontingen Kecamatan Bintan Timur pada pawai Taruf MTQ Bintan, Senin (2/5). foto:harry/batampos
 foto:harry/batampos

batampos.co.id – Pawai budaya dan mobil hias yang digelar, Kamis (27/10) mendatang Kota Tanjungpinang dipastikan macet total.

Diperkirakan sepanjang 9 kilometer (km) orang dan kendaraan hias akan mengular dari Jalan Bintan hingga Bintan Center Batu 9. Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Tanjungpinang harus bekerja keras dalam mengatur rekayasa lalu lintas.

“Jam 8 pagi, pawai budaya dan parade atau kirab drumband akan dimulai dari Jalan Bintan menuju Jalan Merdeka, terus sampai Jalan Gudang Minyak. Finish di Anjung Cahaya Tepi Laut,” jelas AKP Bobby Zulfikar, Kasat Lantas Polres Tanjungpinang, Selasa (25/10).

Sekitar pukul 9 pagi lanjut Bobby, parade drumband akan diikuti sebanyak 91 peserta (regu) kemudian dilanjutkan pawai mobil hias sebanyak 70 kendaraan.

Rute yang akan dilalui kata Bobby, dari Bintan center menuju jalan DI Panjaitan ke Jalan Gatot Subroto, MT Haryono, sampai Jalan Bakar Batu.

“Pawai mobil hias ini ekornya di Batu 9 (kilometer 9,red), kepalanya di Jalan Katamso. Nyambung setelah pawai budaya dan parade drumband,” jelas Alumni Akpol tahun 2009 ini.

Untuk itu Kasat mengimbau, agar masyarakat yang ingin menonton disarankan menggunakan kendaraan roda dua (motor,red) dan tidak melalui jalur kendraan mobil hias maupun pawai budaya.

Kemudian sambungnya, agar masyarakat memarkirkan kendaraannya di kantong-kantong parkir yang telah disediakan.

“Gunakan jalan mulai Batu 5 atas, terus menuju Jalan Basuki Rahmat ke Jalan Suka Berenang. Hindari jalan yang dilalui mobil hias. Dan yang paling penting, kunci ganda kendaraan anda,” imbaunya.

Sementara itu Kepala Dinas Provinsi Kepri, Guntur Sakti mengatakan pawai budaya dan parade mobil hias akan tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Kamis nanti, masyarakat akan tumpah ruah menikmati pawai budaya dan mobil hias. Ini sejarah baru bagi Kota Tanjungpinang karena akan masuk MURI,” ungkapnya. (cca)

Respon Anda?

komentar