Dinsos Batam Targetkan 300 RTLH Selesai Dibangun Tahun Ini

782
Pesona Indonesia
Rumah salah satu penerima program RTLH di Bintan. Tahun ini pengentasan kemiskinan masih menjadi prioritas Bintan. foto: fatih/batampos
Contoh RTLH yang sudah dibangun. Foto: fatih/batampos

batampos.co.id  – Sedikitnya 300 unit rumah masuk dalam bantuan rehap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) program pengentasan kemiskinan Dinas Sosial dan Pemakaman (Dinsospam) Kota Batam. Anggaran ini diambil dari APBD Kota Batam tahun 2016.

Kepala Dinas Sosial dan Pemakaman (Kadinsospam) Kamarulzaman menuturkan, pihaknya fokus akhir tahun membangun RTLH tersebar di delapan kecamatan dan 24 kelurahan. Bantuan difokuskan di wilayah pesisir pantai atau hinterland.

“Untuk tahun ini dibangun di Rempang, Galang, Tanjungriau, dan Belakangpadang. Ditargetkan hingga akhir tahun selesai,” ujar Kamarulzaman, kemarin.

Untuk tahun ini, lanjutnya, Pemko menganggarkan Rp 7,987 miliar pada APBD murni 2016 untuk Dinsospam. Namun dalam APBD Perubahan 2016 terjadi pengurangan sebesar 1,91 persen sehingga hanya tersisaRp 7,834 miliar.

“Makanya kita kebut hingga akhir Desember 2016 nanti,” tuturnya.

Dikatakan Kamarulzaman, program pengentasan kemiskinan itu sudah berlangsung sejak 2011 silam. Tapi tahun ini yang terakhirnya. Total, sejak lima tahun dianggarkan, sudah 3.159 unit rumah yang dibangun di hinterland maupun mainland.

“Khusus pada tahun 2014, kita dibantu Pemrov Kepri dalam pembangunan ini,” sambungnya.

Staff PPK Dinsospam Kota Batam, Akhriani Lili menambahkan, setiap masyarakat penerima bantuan RTLH ini akan mendapat masing-masing Rp 22 juta per-KK. Sedangkan pembayarannya dilakukan secara bertahap. Untuk bantuan, akan diterima langsung oleh warga. Begitu juga dengan menyusun Rancangan Anggaran Belanja (RAB) dalam menentukan bahan bangunan.

“Bantuan dari kita bukan uang tapi bahan bangunan yang telah ditunjuk sendiri oleh penerima bantuan,” jelasnya.

Dalam pengawasanya, Dinsospam juga menggandeng pihak Kejaksaan Negeri Batam untuk mengawalnya. (rng)

Respon Anda?

komentar