Gubernur Kepri Jadi Inspektur Upacara pada Apel Kebangsaan dan Kontijensi

364
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat Upacara Penutupan TNI TMMD ke-97 tahun 2016 di Lapangan Sepak Bola Permai 93 Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Rabu (19/10). foto:humas pemprov
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat Upacara Penutupan TNI TMMD ke-97 tahun 2016 di Lapangan Sepak Bola Permai 93 Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Rabu (19/10/2016). Hari ini (27/10/2016) Nurdin juga didaulat menjadi irup pada Apel Kebangsaan dan Kontijensi. Foto: humas pemprov

batampos.co.id – Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun, menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam apel Kebangsaan dan Kontijensi di wilayah Kepri tahun 2016, yang dilaksanakan di lapangan Pamedan Ahmad Yani, Kamis (27/10/2016) hari ini.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem)033 Wira Pratama, Mayor Inf Abdul Sipahutar didampingi Kasubbag Humas Polres Tanjungpinang, AKP S Zalukhu, mengatakan apel tersebut dilaksanakan guna mengecek kesiapsiagaan personil jajaran TNI, Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kepri.

”Yang mengikuti kurang lebih 2000 peserta yang terdiri dari FKPD, jajaran TNI, Polri dan ASN dari semua Kabupaten-Kota se Provinsi Kepri,”ujar Siphutar.

Dikatakan Sipahutar, apel yang dilaksanakan selain untuk mengecek kesiapsiagaan personil juga untuk menjaga kondusufitas Kepri pada umumnya.

”Ya mengecek kesiapan perlengkapan dari satuan yang ada di Kepri. Ini juga sebagai antisipasi jika terjadinya gejolak di suatu saat nanti,”kata Sipahutar.

Untuk itu, sambung Sipahutar, melalui apel Kebangsaan dan Kontijensi tersebut, dapat senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan kondisi wilayah di Kepri.

”Jadi apabila sewaktu-waktu terjadi perubahan situasi, maka semua jajaran yang ada di Kepri ini telah siap untuk digerakkan,”ucapnya.

Sementara itu, AKP S Zalukhu menambahkan, melalui apel tersebut diharapkan semua komponen bangsa yang ada di wilayah Kepri, senantiasa menjunjung tinggi nilai dasar para pendahulu bangsa Indonesia.

”Sebagai bagian dari komponen bangsa yang berperan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Harus menjadi contoh dan tauladan bagi generasi muda,”pungkasnya. (ias)

Respon Anda?

komentar