Lapor Pak Presiden, Harga LPG di Natuna Rp 230 Ribu per 12 KG

1732
Pesona Indonesia
Tabung gas isi 12 kilogram.
Tabung gas isi 12 kilogram.

batampos.co.id – Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal mengatakan, selain memperhatikan disparitas harga kebutuhan sembako,  pemerintah pusat juga harus memperhatikan harga gas elpiji di Natuna.

Di Natuna, saat ini hanya tersedia gas elpiji 12 kilo gram dengar harga beli masyarakat sekitar Rp 230 ribu per tabung. Padahal Natuna belum masuk program konversi minyak tanah ke gas.

“Saya minta pusat memperhatikan disparitas gas elpiji di Natuna. Harganya saya nilai lebih mahal dibanding daerah lain,” ungkap Hamid Rizal kemarin.

Pemerintah daerah katanya, melalui Dinas Pertambangan dan Energi sudah menyurati pemerintah agar memberikan solusi. Sehingga daerah penghasil gas ini, masyarakatnya bisa nikmati gas lebih murah.

“Memang, menikmati gas secara langsung masih jauh harapannya. Tapi pemerintah bisa membangun sarana dan prasaran stasiun pengisian elpiji,” kata Hamid.

Sementara Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pemkab Natuna Ilham Kauli mengatakan, untuk jangka pendeknya, sudah terdapat agen elpiji yang direkomendasikan Pertamina untuk mendistribusi elpiji ke Natuna.

“Sekarang tinggal kesiapan secara teknis dioperasikan egen distribusi elpiji. Infonya tinggal teken kontrak dengan Pertamina di Medan,” ujar Ilham.

Menurut Ilham, dioperasikan agen distribusi gas elpiji di Natuna, harga gas elpiji lebih murah dari sekarang. Karena sudah diatur Pertamina hingga ditingkat konsumen dan mudah diawasi.

“Selama ini harga gas elpiji 12 kilo memang bervariasi dan seenaknya pedagang. Karena pemasoknya adalah pedagang, bukan agen resmi elpiji,” kata Ilham.(arn)

Respon Anda?

komentar