Sekda Bintan Segera Panggil Pegawai Pungli

671
Pesona Indonesia
Pelaksana tugas (Plt) Sekda Kabupaten Bintan, Raja Muhammad Akib Rachim. foto:harry/batampos
Sekda Kabupaten Bintan, Raja Muhammad Akib Rachim. foto:harry/batampos

batampos.co.id – Sekda Bintan, Muhammad Raja Akib Rachim menegaskan akan memanggil dan memeriksa pegawai Kecamatan Bintan Utara (Binut) yang terindikasi atau terlibat dalam tindakan praktik pungli.

Jika nantinya mereka terbukti bersalah maka dikenakan sanksi tegas berupa penurunan pangkat hingga pemecatan pasti dilakukan.

“Sesuai instruksi Bupati Bintan (Apri Sujadi) kita akan panggil dan periksa pegawai yang lakukan pungli. Bila itu kenyataannya, maka kita akan pecat mereka,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Rabu (26/10/2016).

Dikatakannya, sesuai Perbup Nomor 29 Tahun 2015 Tentang IUMK bahwa dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah perlu melakukan pemberdayaan terhadap pelaku UMK.

Salah satu upayanya melalui penyederhanaan proses penerbitan izin, kemudahan akses dalam pelayanannya, kemudahaan dalam akses pembiayaan ke lembaga keuangan bank dan non bank serta kemudahan dalam pemberdayaan dari pemerintah daerah maupun lembaga lain untuk penguatam ekonomi.

Maka dengan itu semua, Kata dia, UMK di daerah dianggap perlu diberikan legalitas hukumnya. Yaitu melalui IUMK dalam bentuk satu lembar untuk memperkuat dan mengembangkan usahanya dalam mendapatkan kepastian dan perlindungan dalam berusaha.

“Dasar Perbup Pasal 16 menjelaskan kalau biaya IUMK ditanggung Pemkab Bintan. Kalau masih ada yang melanggarnya maka akan dikenakan sanksi tegas. Itu tidak main-main loh,” ungkapnya.

Agar praktik pungli di seluruh kecamatan se Kabupaten Bintan dapat terungkap. Masyarakat maupun pelaku usaha yang menjadi korban pungli segera melaporkan permasalahan itu kepada Pemkab Bintan.

“Kita minta korban pungli laporkan Kejadian yang dialami langsung sama saya. Bila perlu langsung ke Pak Apri Sujadi (Bupati Bintan-red) juga bisa,” pungkasnya. (ary)

Respon Anda?

komentar