September, Ekspor Kepri 192,64 juta USD

1615
Pesona Indonesia
ilustrasi. Foto: istimewa
ilustrasi. Foto: istimewa

batampos.co.id – Perkembangan nilai ekspor di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada September 2016 ini mengalami penurunan sebesar 9,06 persen. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, Panusunan Siregar menjelaskan, penurunan nilai ekspor bulan kesembilan ini disebabkan turunnya nilai ekspor komoditi non-migas dan migas, yang mana penurunan masing-masing sebesar 10,03 persen dan 5,13 persen.

“Ekspor migas pada September 2016 mencapai 192,64 juta USD atau turun 5,13 persen dibanding Agustus 2016. Sedangkan Ekspor non-migas September 2016 mencapai 741,51 juta USD atau turun 10,03 persen dibanding Agustus 2016,” sebut Panusunan, kemarin.

Ada pun nilai ekspor ini merupakan sumbangan dari pintu masuk Pelabuhan Batu Ampar sebesar 343,68 juta Dollar AS, disusul Pelabuhan Sekupang 195,54 juta Dollar AS, Pelabuhan Tarempa 131,80 juta Dollar AS, dan Pelabuhan Belakang Padang sebesar 53,85 juta Dollar AS.

Ada pun Singapura masih menjadi negara tujuan utama aktivitas ekspor Provinsi Kepri. Pada September 2016 kemarin, tercatat nilai total ekspor ke Singapura mencapai 423,89 juta Dollar AS. Sementara negara kedua tujuan utama ekspor Kepri bukan negara jiran lainnya yang berdekatan.

“Tapi ke Australia. Nilai totalnya mencapai 148,76 juta Dollar AS atau naik sebesar 143,08 persen dari total ekspor Agustus 2016,” kata Panusunan.

Ada pun negara tujuan ekspor terbesar lainnya yaitu Amerika Serikat, Fed Russia, Malaysia, India, Tiongkok, Perancis, Jepang, dan Jerman, dengan nilai ekspor masing-masing sebesar 43,19juta Dollar AS, 43,93 juta, 30,59 juta, 18,42 juta, 18,11 juta, dan 12,32 juta.

“Kontribusi 10 negara tujuan ekspor terbesar mencapai 84,23 persen pada total ekspor Kepulauan Riau hingga akhir triwulan ketiga ini,” pungkas Panusunan. (aya)

Respon Anda?

komentar