Kapolsek Lubukbaja, Kompol Putu (Baju kemeja kotak-kotak) menggiring Syafrizal pelaku pembunuh istrinya syafrida di Polsek Lubukbaja, Rabu (26/10/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Kapolsek Lubukbaja, Kompol Putu (Baju kemeja kotak-kotak) menggiring Syafrizal pelaku pembunuh istrinya syafrida di Polsek Lubukbaja, Rabu (26/10/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Wajar saja Syafrida meregang nyawa di tangan suaminya. Sebab, saat terjadi petengkaran mulut, Rabu malam (26/10/2016), sang suami menganiayanya dengan memukulnya menggunakan piring, menendang dan menginjak-injaknya menggunakan sepatu safety.

Sejumlah saksi membenarkan kalau saat cekcok tadi malam Syafrizal memang melakukan kekerasan kepada istrinya.

Tak hanya memukul dengan piring, hingga menendang dan menginjak tubuh istrinya itu dengan sepatu safety, Syafrizal juga juga beberapa kali melayangkan pukulan ke kepala istrinya.

Setelah menganiaya istrinya itu, pria dengan tinggi 180 cm yang sehari-hari kerja sebagai tukang ojek ini pergi ke kawasan Jodoh. Di sanalah dia akhirnya ditangkap jajaran Polsek Lubukbaja, tadi malam.

“Kami sudah diamankan, satu jam setelah kejadian di dekat salah satu hotel di kawasan Jodoh,” kata Kapolsek Lubukbaja, AKP I Putu Bayu

Putu menuturkan, saat ditangkap Syafrizal tak melawan. “Dia lagi kerja, mengojek,” tuturnya.

Saat ini, kata Putu, korban telah dipindahkan dari RSBK ke Rumah Sakit Bhayangkara. “Nanti akan diautopsi di sana,” ucapnya.

Mengenai motif pembunuhan, Putu menuturkan pihaknya masih melakukan pendalaman. “Belum bisa disimpulkan, nanti kami kabari lagi,” pungkasnya.(ska)

Respon Anda?

komentar