Tatib Pemilihan Cawagub Kepri Mengacu Sumut

1204
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – DPRD Provinsi Kepri masih menunggu kelanjutan Gubernur Nurdin Basirun dalam menentukan sosok pendampingnya dalam merampungkan jabatan hingga 2021 mendatang. Sejumlah partai politik koalisi pengusung telah menyerahkan nama calon wakil gubernur ke Nurdin. Namun, juga masih ada partai politik lain yang menahan diri.

Karena itu, tahapan pemilihan wakil gubernur di DPRD Kepri belum dapat dilanjutkan. Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak memastikan bahwasanya Panitia Khusus Pemilihan Wagub baru akan dibentuk setelah dua nama dari Gubernur Nurdin masuk.

“Kalau Pak Nurdin sudah serahkan secara resmi dua nama pilihannya, kami akan gesa pembentukan Pansus,” terang Jumaga, kemarin.

Pansus punya tugas pokok menyusun Tata Tertib (Tatib) pemilihan. Akan hal ini, Jumaga memastikan bahwasanya kerja Pansus dalam menyusun tatib bakal lebih mudah. Sebab sudah ada daerah lain yang menggelar pemilihan serupa. Sehingga tatib yang digunakan tersebut bisa jadi acuan.

“Provinsi Sumut sudah melaksanakan. Nanti tatib itu oleh mereka akan di-fax ke kami. Jadi sesampai di sini, pansus nanti tinggal menyesuaikan saja,” terang Jumaga.

Hal ini sekaligus memastikan bahwasanya DPRD Kepri kini tidak lagi terpaku pada Peraturan Pemerintah (PP) yang selama ini dinanti itu. Melainkan bisa lanjut pada proses penyusunan tatib. Namun, bukan berarti tidak ada konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri. Ketika nanti nama cawagub sudah masuk dan pansus sudah terbentu, kata Jumaga, tetap ada proses koordinasi dan konsultasi ke Kemendagri.

“Ya nanti kami tanyakan tinggal apa lagi yang perlu dilengkapi untuk pemilihan wagub ini. Kalau memang semuanya sudah aman, ya tinggal dilaksanakan,” kata politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Jumaga menambahkan, ia bakal ikut berkomunikasi dengan partai politik koalisi lain yang belum menyerahkan nama kepada gubernur. Hal ini agar proses pemilihan wagub bisa lekas selesai dan kerja-kerja pembangunan bisa kembali difokuskan dan dilanjutkan.

“Saya juga akan menunggu karena saya juga mengetahui masih ada pertai-partai lain. Maka saya juga akan menunggui itulah. Tapi intinya kami tak pernah melihat siapa pengusung. Yang kami lihat nanti adalah penyampaian gubernur atas nama kedua calonnya,” pungkas Jumaga. (aya)

Respon Anda?

komentar