Dituduh Bawa Kabur Istri Rekannya, Anton Dikeroyok, Kaki dan Tangan Disayat

1772
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Anton Liwan, penghuni kos rumah toko Regency Park Blok 4, Lubukbaja, dikeroyok oleh dua rekannya, Edo dan Edi, Kamis (27/10/2016) pagi. Pria 35 tahun ini mengalami luka sayat di kaki dan tanggannya.

Penganiayaan berawal kecemburuan Edo terhadap korban. Edo menuding Anton telah membawa kabur istri yang dinikahinya pada tahun lalu.

“Saya dibilang membawa kabur istrinya (Edo). Istrinya sendiri sudah pulang kampung. Malah marah-marah ke saya,” ujar Anton yang ditemui di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK), Seraya.

Menurut Anton, kedua rekannya itu mendatangi kos dan mencaci maki dirinya. Lalu, pelaku menganiaya hingga mengeluarkan sebilah pisau. Pisau tersebut disayatkan ke kaki dan tangannya.

“Saya sempat melawan dan teriak. Kaki dan tangan saya dipegang, lalu disayat,” tuturnya.

Anton menduga kedatangan kedua pelaku sudah direncanakan dengan membawa sebilah pisau. Ia mengaku sama sekali tidak mempunyai masalah dengan pelaku.

“Setelah menyayat tangan dan kaki mereka kabur. Karena sekuriti datang,” terangnya.

Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Iptu Wahyudi membenarkan adanya pengeroyokan dan penganiayaan ini. Menurutnya, pengroyokan itu dipicu masalah kecemburuan pelaku.

“Pelaku merasa korban sudah membawa kabur istrinya. Hingga pelaku mendatangi kos korban,” ujarnya.

Wahyudi menegaskan pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku. “Untuk pelaku masih dalam penyelidkikan,” tutupnya. (opi)

Respon Anda?

komentar