Dua Pengeroyok Disidang, Warga Ramai-Ramai Membela

1160
Pesona Indonesia
Terdakwa Retno Siswahono (kiri) dan Aris Solikin (kanan), usai menajalani sidang beragendakan pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (27/10/2016). Dua terdakwa disidang dalam perkara pengeroyokan, terhadap pelaksanan proyek penimbunan laut di Kampung Baru, Tanjungriau. Foto:Febby Anggieta Pratiwi/Batam Pos
Terdakwa Retno Siswahono (kiri) dan Aris Solikin (kanan), usai menajalani sidang beragendakan pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (27/10/2016). Dua terdakwa disidang dalam perkara pengeroyokan, terhadap pelaksanan proyek penimbunan laut di Kampung Baru, Tanjungriau. Foto:Febby Anggieta Pratiwi/Batam Pos

batampos.co.id  – Warga Kampung Baru, Tanjungriau, beramai-ramai mendatangi Pengadilan Negeri Batam, Kamis (27/10/2016). Mereka bukan demo, melainkan untuk memberi dukungan kepada Aris Solikin dan Retno Siswahono, yang menjadi terdakwa dalam perkara pengeroyokan yang menyebabkan korbannya luka-luka.

Kedua terdakwa menjalani sidang perdana beragendakan dakwaan. JPU Imanuel Tarigan dalam dakwaannya menyebutkan, terdakwa telah melakukan pengeroyokan terhadap saksi Sofyan Hadi (korban) yang disebut sebagai pelaksana penimbunan laut di sekitar Kampung Baru.

“Terdakwa bersama warga tidak menerima pelaksanaan penimbunan tersebut, karena dianggap belum mendapat titik terang antara pelaksana proyek dengan warga setempat. Namun, dua terdakwa justru bertindak arogansi,” terang JPU Imanuel.

Arogansi yang dimaksud, kedua terdakwa memukuli korban hingga menyebabkan luka di bagian belakang telinga kiri korban, dan lebam di beberapa bagian tubuh korban.

“Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana sebagaimana diatur dalam pasal 170 ayat (2) ke 1 KUHP, yang dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap seseorang atau barang, yang digunakan mengakibatkan luka-luka,” sebutnya.

Saksi korban yang djadwalkan hadir memberikan keterangan, belum dapat memenuhi panggilan JPU tersebut, mengingat kondisinya yang belum pulih. Sidang kemudian dilanjutkan pekan depan, dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari JPU.

Sementara seusai persidangan, dua terdakwa terus diberi semangat oleh warga Kampung Baru yang datang.

“Tidak perlu takut, kami terus membantu dan membela kalian,” ungkap beberapa warga yang ikut mengiringi terdakwa ke sel tahanan sementara PN Batam. (cr15)

Respon Anda?

komentar