Manchester United Labil dan Mandul di Kandang Sendiri

738
Pesona Indonesia
Penyerang MU Zlatan Ibrahimovic mendapat beberapa kali peluang emas namun gagal dikonversi mejadi gol. Kiper Bunley tampil gemilang mampu mematahkan semua tembakan pemaian MU. Foto: getty image/goal.com
Penyerang MU Zlatan Ibrahimovic mendapat beberapa kali peluang emas namun gagal dikonversi mejadi gol. Kiper Bunley tampil gemilang mampu mematahkan semua tembakan pemaian MU. Foto: getty image/goal.com

batampos.co.id – Entah apa yang salah dengan Jose Mourinho dan anak asuhnya di Manchester United. Musim ini┬áMU belum menorehkan hasil fantastis di liga Premier League. Kalaupun menang, selalu angkanya tipis.

Ironisnya, tampil di kandang sendiri pun, setan merah, julukan MU, tak segarang saat masih diasuh oleh Alex Ferguson. MU cenderung melempem, bahkan mandul. Serangan-serangan yang dibangun tak mampu berbuah hujan gol ke gawang lawan.

Lihatlah saat MU menjamu Burnley di Stadion Old Trafford dalam lanjutan Premier League, Sabtu malam (29/10/2016). MU menciptakan banyak peluang semua tak berhail hingga pluit akhir skor tetap kaca mata 0-0.

Hasil itu juga semakin mempertegas kondisi labil klub tersebut.

Selepas meraih tiga kemenangan beruntun pada awal musim, MU langsung terjun bebas dengan melewati tiga kekalahan berturut-turut dari Manchester City dan Watford di Premier League, serta Feyenoord di Liga Europa.

Selepasnya, Ibra dan kawan-kawan bangkit dengan catatan tiga kemenangan beruntun di tiga ajang berbeda. Masing-masing 3-1 atas Northampton Town di Piala Liga Inggris, 4-1 atas Leicester City di Premier League, dan 1-0atas Zorya di Liga Europa.

Asa pun meninggi dengan tiga kemenangan itu. Namun, lagi-lagi MU belum menjauh dari penyakit inkonsitensi. Dua laga setelanya mereka ditahan imbang 1-1 oleh Stoke City dan 0-0 oleh Liverpool.

Sempat menang lagi dengan skor meyakinkan 4-1 atas Fenerbahce di Liga Europa, dua hari setelahnya Setan Merah justru dibantai Chelsea dengan empat gol tanpa balas.

Saat Mourinho mulai dicecar dengan kritik dan cemoohan, angin segar bertiup melalui kemenangan 1-0 atas Manchester City di pentas Piala Liga Inggris. Hasil yang sekaligus menjadi pembalasan dendam atas kekalahan dari rival sekotanya itu di Premier League.

Kemenangan atas The Citizens juga membuat fans Man United mulai berani mengusungkan dada. Apalagi, lawan berikutnya merupakan klub promosi. Laga pun digelar di Stadion Old Trafford, yang baru ternoda satu kekalahan di semua ajang pada musim ini.

Namun, kenyataannya dan harapan tak melulu sejurus. Asa untuk kembali meraih kemenangan harus kandas karena Burnley sukses menahan tuan rumah dengan skor kacamata. Kartu merah yang diterima Manajer Jose Mourinho pada awal babak kedua akibat protes wasit dan untuk Ander Herrera pada menit ke-68, turut menyulitkan upaya Man United memetik kemenangan.

Padahal, hampir sepanjang laga Man United sanggup mendominasi permainan. Dalam hal penguasaan bola, mereka menonjol dengan 64 persen berbanding 36 persen. Paul Pogba cs pun melepaskan total 26 tembakan, 10 di antaranya on target. Bandingkan dengan Burnley yang melepas 6 tembakan dan cuma satu yang mengarah ke gawang.

Namun, kenyataannya keunggulan statistik memang tak menjadi garansi hasil positif bisa diraih. Anak asuh Sean Dyche memanfaatkan benar arti ujar-ujar bahwa “bola itu bulat”. Mereka sukses membawa pulang 1 angka dari keangkeran markas Setan Merah.

Hasil imbang membuat Man United bergeming di posisi kedelapan klasemen sementara Premier League dengan 15 poin, sedangkan Burnley bertengger di urutan ke-13 dengan 11 angka.

SUSUNAN PEMAIN:

Manchester United (4-2-3-1): 1-David De Gea; 36-Matteo Darmian, 5-Marcos Rojo, 17-Daley Blind, 23-Luke Shaw; 21-Ander Herrera, 6-Paul Pogba; 14-Jesse Lingard (10-Wayne Rooney 73′), 8-Juan Mata (27-Marouane Fellaini 73′), 19-Marcus Rashford (7-Memphis Depay 82′); 9-Zlatan Ibrahimovic.
Pelatih: Jose Mourinho

Burnley (4-4-2): 1-Tom Heaton; 2-Matthew Lowton, 5-Michael Keane, 6-Ben Mee, 23-Stephen Ward (4-Jon Flanagan 44′); 37-Scott Arfield, 13-Jeff Hendrick, 8-Dean Marney, 25-Johann Berg Gudmundsson (21-George Boyd 85′); 9-Sam Vokes, 7-Andre Gray (10-Ashley Barnes 59′).
Pelatih: Sean Dyche

(ira/JPG)

Respon Anda?

komentar