Dua Pelajar SMP Al-Azhar Batam yang Terseret Ombak Dimakamkan Berdampingan

821
Pesona Indonesia
Rusmini (Jilbab hitam) tak kuasa menahan tangis di pemakaman anaknya Taslim korban tenggelam di Pantai Tanjungpinggir Sekupang, Minggu (30/10/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Rusmini (Jilbab hitam) tak kuasa menahan tangis di pemakaman anaknya Taslim korban tenggelam di Pantai Tanjungpinggir Sekupang, Minggu (30/10/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dua pelajar SMP Al Azhar 2 Batam yang terseret ombak saat berenang di Pantai Tanjungpinggir, pada Sabtu (29/10/2016) dimakamkan bedekatan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seitamiang, Minggu (30/10/2016) siang.

Kedua pelajar itu adalah Taslim (14) dan Krisna Anggi (14). Saat kejadian, Taslim ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa, sementara Krisna kritis sehingga dilarikan ke Rumah Sakit BP Batam di Sekupang. Namun, nyawanya juga tak tertolong.

Pada proses pemakaman itu, Krisna dimakamkan lebih dulu yakni sekitar pukul 10.00 WIB di Blok D-1 nomor 1. Sedangkan Taslim dimakamkan sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat pemakaman tampak hadir ratusan pelajar SMP Al Azhar. Tangis pilu pun mewarnai pemakaman tersebut.

“Selamat jalan nak, semoga tenang di sana,” ujar Hasim, ayah Taslim di depan makam putra pertamanya itu.

Sementara Rosmini, ibu Taslim tak bisa berkata-kata. Ibu tiga anak itu hanya bisa menitikkan air mata saat pelayat menutup makam sang anak.

“Pak, sudah pergi anak kita,” tangis Rosmini.

Tangis Rosmini tersebut membuat suasana kian haru. Para pelayat juga menitikkan air mata dan berusaha menenangkannya. “Yang sabar ya bu,” kata warga yang ikut melayat.

Sebagaimana diketahui, pada Sabtu (29/10/2016), 11 siswa dari SMP Al Azhar 2 Kota Batam berenang di pantai Tanjungpinggir. Mereka datang ke sana dengan mengendarai enam unit sepeda motor.

Sebelum berenang, Pantai Tanjungpinggir diguyur hujan lebat. Derasnya hujan tidak mengurungkan niat para pelajar ini untuk mandi.

Sayang di saat berenang itu, Nadia, salah satu pelajar tersebut hanyut. Hal itu diketahui oleh Taslim dan Krisna Anggi.

Keduanya sempat minta tolong kepada warga agar temannya, Nadia ditolong. Namun sebelum warga menyelamatkan Nadia, keduanya telah duluan untuk menyelamatkan rekannya.

Malangnya, ombak besar datang membuat mereka gagal untuk menyelamatkan diri. Sementara rekannya, Nadia berhasil diselamatkan. (eja/cr14/iil/JPG)

Respon Anda?

komentar