Ini Instuksi Kapolri Untuk Brimob Hadapi Demo 4 November

537
Pesona Indonesia
Kapolri Jenderal Tito Karnavian / Dok. Jawa Pos
Kapolri Jenderal Tito Karnavian / Dok. Jawa Pos

batampos.co.id – Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan arahan secara langsung ke jajaran Korps Brimob, berkaitan dengan kesiapan anggota jelang aksi demo pada Jumat 4 November 2016.

Tito menyampaikan bahwa anggota yang berhadapan dengan pendemo tidak diperbolehkan membawa senjata api. Hal ini disampaikan Tito Karnavian saat mengunjungi markas Brimob di Klapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (31/10).

“‎Instruksi saya untuk pasukan yang berhadapan dengan demonstran tidak boleh bawa senjata apalagi peluru tajam. Kalau ada kontijensi, sudah ada tim yang dipersiapkan khusus,” beber dia.

Mantan Asrena Polri ini menambahkan jelang aksi demo 4 November nanti, pihaknya meminta para pemangku keamanan seperti Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan untuk terus berdialog dan konsolidasi dengan berbagai pihak.

“Kami akan dialog terus, supaya bisa merekam situasi. Pasti sudah diketahui berkaitan pemilu DKI akan ada mobilisasi massa. Demo itu bagian sah dalam negara demokrasi dan diizinkan undang-undang. Itu harus kita amankan dan kawal,” terang dia.

Selain itu, Tito juga meminta anggotanya jangan sampai terpancing dengan oknum tertentu yang sengaja memprovokasi dan ingin membuat demo menjadi anarkis.

Demi menjamin keamanan pada 4 Novembernanti, Tito Karnavian mengaku ‎sudah berkoordinasi dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk sama-sama menjaga keamanan di Jakarta.

‎”Rekan-rekan semua harus menyikapi dengan kepala dingin. Saya sudah koordinasi dengan Panglima TNI untuk bantuan pengamanan. Jalin hubungan baik dengan rekan TNI,” sambung Tito.

Sebelumnya dikabarkan ada aksi massa melakukan demo besar-besaran pada Jumat (4/11) nanti. Massa tidak hanya dari Jakarta tapi juga kota-kota lain di luar Jakarta.

Massa yang berasal dari Ormas Islam ini mendesak Bareskrim memproses kasus dugaan penistaan agama dengan terlapor Basuki Tjahaja Purnama yang juga calon gubernur petahana. (elf/JPG)

Respon Anda?

komentar