Keluarga Korban Rompak Somalia Bakal Gelar Syukuran

631
Pesona Indonesia
Dalifah warga Hang Lekir Legenda Batamcenter tak kuasa manahan sedih sambil memegang foto anaknya Sudirman korban penyanderaan di Negara Somalia saat bercerita tentang anaknya, Senin (24/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos
Dalifah warga Hang Lekir Legenda Batamcenter tak kuasa manahan sedih sambil memegang foto anaknya Sudirman korban penyanderaan di Negara Somalia saat bercerita tentang anaknya, Senin (24/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sudirman, salah satu anak buah kapal (ABK) Naham 3 yang sempat disandera perompak Somalia selama hampir 5 tahun sudah dibebaskan, namun tak kunjung sampai ke Indonesia.

Ibunya di Batam begitu berharap anaknya cepat kembali ke tanah air. Pasalnya sejak menjadi korban perompakan di Laut Somalia, orang tuanya tidak dapat lagi berkomunikasi.

Lantas ketika dapat kabar dia bebas dan akan pulang, sang ibu, Dalifah langsung bernazar. Jika Sudirman sudah berkumpul dengan keluarga di Batam, Dalifah ingin sekali mengelar acara syukuran.

“Ini (kepulangan Sudirman) kado terindah,” ujar Dalifah, Minggu (30/10/2016).

Adik Sudirman, Nurul Fazira Sitorus,19, juga berharap kakaknya cepat berkumpul dengan keluarga. Apalagi Dalifah, menurutnya sering sakit karena kepikiran Sudirman. “Kasihan mama juga, kepikiran tiap hari jadi sering sakit,” ujarnya.

Dia pun sudah tak sabar ingin melihat wajah abangnya yang sudah terpisah sejak duduk di SMP kelas II itu. “Aku sering mimpi dia balik, ajak jalan-jalan kami juga,” katanya.

Sudirman merupakan salah satu ABK Naham 3 yang menjadi korban perompak bajak laut di Somalia pada empat setengah tahun lalu. Lantas sepekan lalu diadikabarkan bebas, dan kembali ke tanah air.

Sebelumnya Sudirman berangkat menjadi seorang ABK setelah lulus direkrut PT Rangga Buana Sakti, Februari 2011 lalu.

Orang tuanya merestui Sudirman untuk berlayar ke laut lepas, karena berharap sang anak akan dapat membantu meringankan kebutuhan ekonomi keluarga. Apalagi kerja Sudirman di atas kapal cukup menjanjikan, yakni memancing ikan tuna di kapal Naham 3.

Selama enam bulan keberangkatan, Sudirman rutin menghubungi ibunya. Lalu, setelah itu tak lagi ada panggilan melalui telepon seluler dari sang anak.

Pada 2013 Dalifah mendapat kabar bahwa kapal Naham 3, tempat puteranya bekerja, telah dibajak perompak Somalia.

Kabar itu diketahui dari Aron, paman Elson, salah satu ABK yang juga satu kapal dengan Sudirman. “Mendapat kabar itu saya semakin takut. Saya tidak butuh kaya asal anak bisa saya lihat,” ucapnya sembari meneteskan air mata. (cr13/iil/JPG)

Respon Anda?

komentar