Lomba Lari Berpasangan di HUT Korpri Bakal Pecahkan Rekor MURI

640
Pesona Indonesia
Ilustrasi lomba lari berpasangan. Foto: http://www.hellawella.com
Ilustrasi lomba lari berpasangan. Foto: http://www.hellawella.com

ADA yang istimewa pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tahun ini.

Badan Pembina Olahraga (Bapor) Korpri Pusat akan menggelar lomba lari berpasangan (Couple Run) pada 27 November 2016 mendatang.

Ketua Bapor Korpri Pusat, Dr Alfitra Salamm, APU, mengatakan untuk HUT Ke-45 Korpri kali ini memang beda. Untuk pertama kalinya digelar lomba lari berpasangan (pria-wanita) dengan jumlah peserta yang terbilang cukup banyak.

Lomba yang digelar menjelang peringatan puncak HUT Korpri ke-45 secara nasional, yang akan dilaksanakan di Lapangan Monumen Nasional (Monas) pada 29 November mendatang itu, mengambil tema ‘Keluarga Sehat, Korpri Tangguh, Negara Kuat’.

Alfitra yang juga Ketua Departemen Olahraga, Seni dan Budaya, Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN) ini, mengatakan kegiatan ini tentunya bakal menarik para peserta, karena ditandai dengan pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan jumlah peserta terbanyak.

Diperkirakan ada sekitar enam ribu peserta yang akan ambil bagian, yang berasal dari anggota Korpri dari lingkungan Kementerian dan Lembaga Negara, ditambah Korpri wilayah Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jadebotabek). Serta perwakilan pengurus Korpri dari seluruh wilayah di Tanah Air.

“Kami yakin pencapaian jumlah paserta bisa menembus enam ribu orang. Kalaupun tidak mencapai jumlah itu, minimal separuh saja, sudah layak memegang rekor MURI, mengingat dalam lomba Couple Run sebelumnya, jumlah peserta tidak sebanyak itu,” jelas Alfitra.

Ditambahkan Alfitra, lomba yang bakal digelar di Plaza Selatan, Komplek Gelora Bung Karno (KGBK) Senayan Jakarta itu, bersamaan dengan Car Free Day (CFD), karena berlangsung pada hari Minggu, pada 27 November 2016 mendatang.

“Lomba Couple Run ini pesertanya dikhususkan anggota Korpri dan keluarganya. Yang berpasang bisa suami istri, orang tua dan anak, dan lainnya,” ujar Alfitra yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Squash Indonesia (PB PSI) itu.

Dijelaskan Alfitra, untuk sementera lomba lari ini dibagi dua kelompok jarak, berdasarkan kelompok usia. Untuk usia 45 tahun ke atas menempuh jarak 2 kilometer. Sedang untuk usia 45 tahun ke bawah menempuh jarak 4 kilometer.

Dikatakannya, lomba Couple Run tidak sekadar pemecahan rekor MURI, namun di balik itu ada makna yang tersirat. “Yaitu kita tunjukkan kalau Korpri itu besar, dengan kehadiran jumlah anggota yang cukup besar. Kemudian kita juga tunjukkan Korpri itu memiliki keluarga yang sehat. Kalau keluarganya sehat, berarti Korprinya tangguh, dan jika Korprinya tangguh, sudah tentu negaranya akan menjadi kuat,” Alfitra bertutur.

Ditambahkannya untuk pendaftaran peserta lomba, bisa melalui pengurus Korpri di Kementerian dan Lembaga (K/L) masing-masing. Untuk setiap K/L Korpri akan dibatasi sekitar 30 pasangan. (inf)

Respon Anda?

komentar