Mewahnya Rumah SBY, Hadiah dari Negara, Nilainya Hampir Rp 20 Miliar

884
Pesona Indonesia
Rumah untuk Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dari negara di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Minggu (30/10/2016). Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 189/PMK.06/2014 tentang Penyediaan, Standar kelayakan, dan perhitungan nilai rumah kediaman bagi mantan presiden dan atau wakil presiden RI. Luas maksimal rumah mantan presiden dan wapres 1.500 meter persegi jika berlokasi di ibu kota negara RI atau seluas-luasnya 2.500 meter persegi untuk yang berlokasi di luar kota Jakarta. Sedangkan bangunan rumah maksimal seluas 1.500 meter persegi.--Foto: Imam Husein/Jawa Pos
Rumah untuk Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dari negara di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Minggu (30/10/2016). Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 189/PMK.06/2014 tentang Penyediaan, Standar kelayakan, dan perhitungan nilai rumah kediaman bagi mantan presiden dan atau wakil presiden RI. Foto: Imam Husein/Jawa Pos

batampos.co.id – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat hadiah dari negara berupa rumah mewah di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan.

Rumah mewah itu telah diserahkan melalui Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama pada Rabu (26/10/2016).

Hadiah rumah mewah itu bukan gratifikasi atau suap agar SBY tak kritis terhadap pemerintahan saat ini, tapi penyediaan rumah tersebut sesuai Perpres Nomor 52/2014 tentang Pengadaan dan Standar Rumah bagi Mantan Presiden dan/atau Mantan Wapres.

Luas maksimal rumah mantan presiden dan wapres 1.500 meter persegi jika berlokasi di ibu kota negara RI atau seluas-luasnya 2.500 meter persegi untuk yang berlokasi di luar Kota Jakarta. Sedangkan bangunan rumah maksimal seluas 1.500 meter persegi.

Hingga Minggu (30/10/2016) rumah itu belum ditempati. Beberapa pekerja masih menyelesaikan bagian interior rumah berlantai dua tersebut. ”Masih dibersihkan,” ujar Bambang, pengawas para pekerja, kepada Jawa Pos (grup batampos.co.id).

Sesuai Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 81/2004 tentang Pengadaan Rumah bagi Mantan Presiden dan/atau Mantan Wakil Presiden, nilai hunian untuk SBY itu tidak lebih dari Rp 20 miliar.

Rumah baru itu luasnya 700 meter persegi. Letaknya hanya berjarak selemparan batu dengan kediaman Indra Usmansyah Bakrie, adik politikus Golkar Aburizal Bakrie.

Di kompleks itu, juga tinggal Duta Besar (Dubes) Qatar untuk Indonesia Y.M. Ahmad bin Jassim Mohammed Ali Al Hamar. Rumahnya berada di sisi depan kiri kediaman SBY.

Rumah tersebut dilengkapi berbagai fasilitas kelas premium. Salah satunya adalah lift untuk menghubungkan lantai satu dan dua. Sebagian lantai rumah menggunakan parket (wood flooring) yang tersusun rapi.

Begitu pula dinding, bahan utama kayu memberikan nuansa elegan untuk interior ruangan. Di bagian belakang rumah, terdapat halaman yang cukup luas dengan beralas rumput hijau.

Bambang mengatakan, rumah baru tersebut belum tentu ditempati SBY bersama keluarga. Menurut dia, SBY tidak akan sepenuhnya meninggalkan kediaman utamanya di Cikeas, Bogor.

Rencananya, rumah itu hanya digunakan untuk pertemuan dan konsolidasi. Sebab, selama ini banyak kolega dan awak media yang mengeluh karena pertemuan serta konferensi pers sering diadakan di Bogor, jauh dari pusat kota. (tyo/c11/fat/JPG)

Respon Anda?

komentar