Permintaan Ibu yang Anaknya Sempat Disandera Perompak Somalia Hampir 5 Tahun

556
Pesona Indonesia
Dalifah ditemani Amira anak perempuannya dan kerabatnya Ernawati tak kuasa menahan haru melihat anaknya Sudirman korban penyaderaan saat melihat dilayar video di rumah kerabatnya di Legenda Malaya, Selasa (25/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos
Dalifah ditemani Amira anak perempuannya dan kerabatnya Ernawati tak kuasa menahan haru melihat anaknya Sudirman korban penyaderaan saat melihat dilayar video di rumah kerabatnya di Legenda Malaya, Selasa (25/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pembebasan Sudirman, anak buah kapal (ABK) Naham 3 yang sempat disandera oleh perompak di Laut Somalia hampir 5 tahun membuat keluarganya yang kini tinggal di Batam bahagia.

Namun, sudah satu pekan lebih Sudirman belum juga tiba di Batam. Padahal keluarganya telah menanti kedatangan pemuda yang bekerja di PT Rangga Buana Sakti, sejak Februari 2011 lalu itu.

“Adiknya, si kecil itu (Amira, red) sering tanya ‘Abang (Sudirman, red) kok belum pulang, nggak bisa dijemput ya,” ucap Dalifah, 42, ibu Sudirman yang menirukan ucapan Amira.

Dalifah berharap kepada pemerintah jika ada informasi terbaru dapat menginformasikan ke keluarga. Kalau bisa, Sudirman dapat berbicara dengan pihak keluarga walau hanya percakapan yang singkat.

“Paling nggak, dengar informasi kesehatan Dirman. Atau dengar suaranya ‘halo’ saja cukup dulu,” harapnya.

Sebagaimana diketahui Sudirman merupakan salah satu anak buah kapal (ABK) yang menjadi korban perompak bajak laut di Somalia pada empat setengah tahun lalu.

Lantas pekan lalu dia dikabarkan bebas, dan kembali ke tanah air. Sebelumnya Sudirman berangkat menjadi seorang ABK setelah lulus direkrut PT Rangga Buana Sakti, Februari 2011 lalu.

Dalifa merestui Sudirman untuk berlayar ke laut lepas, karena berharap sang anak akan dapat membantu meringankan kebutuhan ekonomi keluarga. Apalagi kerja Sudirman di atas kapal cukup menjanjikan, yakni memancing ikan tuna di kapal Naham 3.

Selama enam bulan keberangkatan, Sudirman rutin menghubungi ibunya. Lalu, setelah itu tak lagi ada panggilan melalui telepon seluler dari sang anak.

Pada 2013 Dalifah mendapat kabar bahwa kapal Naham 3, tempat puteranya bekerja, telah dibajak perompak Somalia. Kabar itu diketahui dari Aron, paman Elson, salah satu ABK yang juga satu kapal dengan Sudirman. (cr13/iil/JPG)

Respon Anda?

komentar