Waspada! Maling Bersenjata Tajam Marak Lagi di Batam

1896
Pesona Indonesia
Ilustrasi penjahat pakai parang. Foto: istimewa
Ilustrasi penjahat pakai parang. Foto: istimewa

batampos.co.id – Warga Batam diimbau lebih waspada. Pasalnya saat ini pelaku pencurian atau maling kian nekat. Mereka membekali dirinya dengan senjata tajam untuk menghindari amukan masa jika aksi mereka tertangkap.

Inilah yang dilakukan Rs remaja yang hendak mencuri ayam warga di perumahan Bumi Sakinah, Tembesi, Minggu (30/10/2016) pagi. Remaja 15 tahun ini membekali dirinya dengan sebilah parang dan warga yang memergoki aksinya itu tak bisa berbuat banyak sebab Rs mengancam warga dengan parang yang dibawanya.Diapun lolos dari kejaran masa.

“Ayam yang mau dicurinya sudah ditangkap, tapi ada yang lihat makanya dia lepas kembali ayamnya. Dia lolos (dari kejaran) warga karena bawa parang,” ujar Dominikus, warga di perumahan tersebut.

Setelah kejadian itu, Rs dikabarkan telah menyerahkan diri ke Polsek Sagulung demi menyelamatkan sepeda motornya yang tertinggal di lokasi maling ayam tadi.

“Dia sudah di Polsek katanya. Takut sepeda motornya dirusak masa, makanya dia serahkan diri biar sepeda motornya diambil polisi,” ujar Jefri, warga lainnya.

Sebelumnya, kejadian serupa juga pernah terjadi di perumahan Marina Raya, Marina, Sekupang. Dua pria dan wanita lolos saat mencoba membobol salah satu rumah warga di sana. Pasangan tersebut lolos karena membekali diri mereka dengan senjata tajam. Warga yang memergoki aksi mereka tak bisa berbuat banyak sebab mereka kabur sambil mengancam warga dengan senjata tajam.

“Takut juga mau ngejar, apalagi kaburnya ke arah Seitamiang,” kata Hendro, warga di Marina Raya.

Tidak saja maling, pelaku jambretpun demikian. Beberapa waktu lalu, seorang ibu dijambret di dekat kantor polisi di wilayah Batuaji. Pelaku jambret yang sempat merampas tas ibu tersebut berhasil kabur karena menenteng sebilah pisau. Warga yang mengubernya hanya berhasil mendapatkan kembali tas ibu tadi karena dibuang pelaku. Si penjambret berhasil lolos setelah mengancam warga yang mengejarnya dengan sebilahj pisau.

“Kutikam kalian berani kejar aku,” ancam sang penjambret seperti yang ditirukan M Lingga warga Marina yang turut mengejar jambret tersebut.

Ancaman tersebut berhasil membuat warga takut sehingga pelakupun lolos melarikan diri ke arah Marina.

Menanggapi maraknya aksi kriminal yang membawa senjata tajam itu, pihak kepolisian berharap agar warga lebih hati-hati lagi.

“Saat keluar rumah jangan membawa barang berharga yang mencolok karena itu menjadi umpan untuk orang berbuat jahat,” kata Kapolsek Batuaji kompol Sujoko, belum lama ini.

Begitu juga saat meninggalkan rumah atau kendaraan hendaknya perhatikan keamanan di sekitar.

“Rumah dititip ke tetangga atau RT/RW, begitu juga kendaraan saat parkir jangan ditempat sepih dan kenakan kunci ganda,” imbau Sujoko.

Polisi sambung Sujoko tetap memaksimalkan kegiatan patroli dan pengawasan, namun demikian pergerakan polisi tetap ada batasannya. Tidak setiap saat polisi berada di semua lokasi warga berada, sehingga butuh peran aktif dari masyarakat untuk sama-sama menjaga dan mengawasi keamanan lingkungan masing-masing. (eja)

Respon Anda?

komentar