BKKBN Bangun Karakter Bangsa melalui Keluarga

961
Pesona Indonesia
Suasana kuliah umum di Uniba, Batam
Suasana kuliah umum di Uniba, Batam

batampos.co.id – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencanan Nasional, Surya Candhra Suryapaty memberikan kuliah umum di hadapan masahasiswa Universitas Batam, Selasa (1/11).

Pada kesempatan itu Surya mengajak semua mahasiswa dan undangan untuk memperkuat karakter bangsa dimulai dari keluarga.

Surya mengutip ungkapan Presiden RI Joko Widodo tentang pembangunan karakter bangsa yang kerap disebut revolusi mental itu.

“Presiden berpesan pembangunan karakter dimulai dari masing-masing kita sendiri, dimulai dengan lingkungan keluarga dan lingkungan tempat tinggal serta lingkungan kerja dan kemudian meluas menjadi lingkungan kota dan lingkungan negara,” ujar Surya mengutip pernyataan Presiden.

Mengapa dimulai dari keluarga? Sebab keluarga ialah unit terkecil dalam masyarakat.

“Keluarga ialah wahana pertama dan utama bagi penyemaian karakter bangsa,” ingat Surya di aula Uniba.

Ia menambahkan, keluarga ialah pilar pembangunan bangsa.

Pada keluarga anak mengenal dan merasakah kebutuhan asah, asih dan asuh.

“Untuk itu BKKBN berinisiatif melakukan revolusi mental berbasis Pancasila melalui keluarga,”  ucap Surya.

Pembentukan karakter dimulai sejak usia dini dengan meningkatkan kualitas Bina Keluarga Balita 1.000 hari pertama kehidupan.

Tak cukup itu, BKKBN pun akan mendorong orangtua dengan program Orangtua Hebat serta pengembangan strategi dan materi yang relevan tentang pemahaman orang tua mengenai pentingnya keluarga dan pengasuhan tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Untuk remaja, BKKBN mendorong revolusi mental melalui Generasi Berencana (GenRe).

Remaja harus paham pada fungsi keluarga, agama, sosial, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi dan lingkungan.

Dalam kunjungannya ke Batam Surya Candhra Suryapaty pun bertemu dengan para bidan dalam rangka Rapat Kerja Nasional IV Ikatan Bidan Indonesia di hotel SwisBel.

Pada kesempatan itu Surya mengingatkan peran bidan. Bidan bertindak sebagai konselor. Pun bidan sebagai pemberi layanan KB.

Praktik Bidan sebagai tenaga pelayanan KB sekaligus ikut berperan aktif dalam JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Praktik Bidan juga dapat menjadi jejaring pada fasilitas kesehatan tingkat Pertama (FKTP).

Apabila di suatu kecamatan tidak terdapat dokter berdasarkan penetapan Dinkes Kabupaten/Kota setempat, untuk memberikan Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama sesuai dengan kewenangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan maka praktik bidan bisa bekerjasama langsung dengan BPJS (Permenkes No. 71 Tahun 2013, pasal 8).

Hari ini, Rabu (2/11) Surya Candhra akan membuka peringatan Hari Keluarga Nasional Tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang. (ptt)

Respon Anda?

komentar