Jokowi Klaim Tak Ada Rivalitas Lagi dengan Prabowo

520
Pesona Indonesia
Jokowi menunggang kuda di kediaman Prabowo di Hambalang, Jabar, Senin (31/10/2016). Foto: Gunawan Wibisono/JawaPos.com
Jokowi menunggang kuda di kediaman Prabowo di Hambalang, Jabar, Senin (31/10/2016). Foto: Gunawan Wibisono/JawaPos.com

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakurivalitas antara dirinya dengan Prabowo Subianto hanya pernah terjadi saat Pilpres lalu. Namun saat ini, tidak ada lagi rivalitas.

Presiden Jokowi menegaskan hal itu usai bertandang ke kediaman mantan Danjen Kopassus di Hambalang, Jawa Barat, Senin (31/10/2016).

Pertemuan itu diungkapkan Jokowi berlangsung penuh dengan kehangatan, tidak ada lagi rivalitas tapi melainkan saling membantu menjadikan Indonesia lebih baik.

“Tadi sampai tertawa bareng bahwa rivalitas itu ada saat Pilpres. Itu lah demokrasi. Tapi setelah itu kita bersama sama bahu-membahu bangun negara dari berbagai sisi saya kira ini yang ingin kita sampaikan,” ujar Jokowi di kediaman Prabowo.

Kendati demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut tidak menutup kemungkinan jika dirinya dengan Prabowo akan terjadi rivalitas pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 nanti.

Namun diungkapkan Jokowi rivalitas itu hanya bersifat sementara. Setelah Pilpres usai, Prabowo akan kembali dimintai bantuannya seperti saat ini untuk membantu pemerintah menjadikan Indonesia lebih baik.

“Tapi setelah itu bahu-membahu lagi,” katanya.

Sekadar informasi pada tanggal 20 Oktober 2014 lalu, Jokowi dan Jusuf Kalla (JK) terpilih menjadi pasangan Presiden-Wakil Presiden setelah unggul di Pilpres 2014 dari kompetitornya, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.

Pada saat itu, Jokowi-JK mendapatkan suara sebanyak 70.633.594 (53,15 persen) sedangkan Prabowo-Hatta sebanyak 62.262.844 (46,85 persen).

Prabowo Subianto sempat menggugat kemenangan Jokowi ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun MK tetap memutuskan kemenangan Jokowi adalah sah. (cr2/JPG)

Respon Anda?

komentar