Jokowi Temui Tokoh Politik, Minta Sejukkan Suasana Jelang Aksi Massa 4 November

764
Pesona Indonesia
Jokowi menunggang kuda di kediaman Prabowo di Hambalang, Jabar, Senin (31/10/2016). Foto: Gunawan Wibisono/JawaPos.com
Jokowi menunggang kuda di kediaman Prabowo di Hambalang, Jabar, Senin (31/10/2016). Foto: Gunawan Wibisono/JawaPos.com

batampos.co.id -Presiden Jokowi boleh saja membantah pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak membahas soal rencana demo massa Islam di Jakarta 4 November 2016 mendatang. Namun, diduga pertemuan itu tetap ada kaitannya dengan aksi bertajuk Bela Islam Jilid II itu.

Ya, sejumlah tokoh politik termasuk dari Gerindra memang ada juga yang bersuara lantang terkait dugaan penistaan Alquran yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang memicu aksi demo besar-besaran itu.

Presiden Jokowi memang meminta agar para tokoh agama dan politik ikut serta menjaga kedamaian dan ketenteraman di Ibu Kota.

“Ikut mendinginkan suasana dan beri kesejukan,” ujar Jokowi di kediaman Prabowo Subianto, Hambalang, Jawa Barat, Senin (31/10/2016).

Sekadar informasi, rencananya pada Jumat, 4 November 2016, sejumlah ormas Islam akan menggelar unjuk rasa di depan Balai Kota Jakarta dan Istana Negara.

Massa hendak menuntut kepolisian untuk menangkap Gubernur DKI Jakarta nonaktif Ahok karena diduga melakukan penistaan terhadap kitab suci umat Islam, Alquran.

Sementara, Mabes Polri melalui surat telegram dengan nomor STR/779/X/2016 juga telah menginstruksikan kepada satuan Korps Brimob Polri dan 16 Polda untuk menyiagakan pasukannya untuk menghadapi rencana aksi unjuk rasa pada 4 November 2016.

Dalam surat telegram itu, 15 Polda diminta untuk mengirimkan personel Brimob ke Jakarta mengantisipasi terjadinya kerusuhan yang dilakukan massa aksi unjuk rasa yang disebut-sebut sangat besar jumlahnya.(cr2/JPG)

Respon Anda?

komentar