Pemeriksaan Maruli, Penyidik Tinggal Tunggu Perntah Pimpinan KPK

589
Pesona Indonesia
Maruli Hutagalung. Kajati Jatim. Foto: dok jpg
Maruli Hutagalung. Kajati Jatim. Foto: dok jpg

batampos.co.id – Kasus suap mantan Gubernur Sumatra Utara Gatot Pujo Nugroho terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sejumlah pihak yang diduga terlibat bakal diperiksa. Termasuk, dugaan aliran uang pada Maruli Hutagalung (kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur) untuk mengamankan kasus dugaan korupsi bansos di Kejaksaan Agung.

“Mengenai kasus itu kan pengembangan kasus ya, nanti akan ditelusuri lagi oleh penyidik KPK. Kalau dinyatakan pimpinan penyidikan mulai besok, maka penyidikan benar-benar dilakukan besoknya,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati di kantornya, Senin (31/10/2016).

Menurut Yuyuk, ada banyak pertimbangan dan jadwal kerja penyidik untuk mendalami kasus itu. Sehingga, harus diatur lebih dulu kapan perkara itu segera naik ke penyidikan.

Dugaan suap terhadap Maruli Hutagalung terungkap dari kesaksian istri Gatot, Evy Susanti dalam sidang mantan Anggota DPR Patrice Rio Capella pada 16 November 2015.

Evy mengaku bahwa kuasa hukumnya, OC Kaligis meminta uang sebesar Rp 500 juta untuk diserahkan kepada pihak Kejaksaan bernama Maruli, yang saat itu menjabat Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung.

Uang itu kemudian diserahkan melalui OC Kaligis untuk mengamankan perkara korupsi bansos yang menjerat Gatot di Kejagung. (put/jpg)

 

Respon Anda?

komentar