Ckck… Bukannya Buku, Tas Pelajar Malah Berisi Celurit

1018
Pesona Indonesia
(ilustrasi)
(ilustrasi)

batampos.co.id – Tawuran di kalangan pelajar kembali marak terjadi. Sebanyak 16 orang siswa dari sejumlah sekolah di Kota Cirebon diciduk Polair Polda Jabar, Selasa (1/11).

Tawuran bermula saat para pelajar itu sedang nongkrong di sekitar Markas Polair, di Jl Kpt Samadikun, Pesisir Kota Cirebon. Penyebabnya, salah satu dari 16 siswa itu diketahui membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit usai digeledah. Dia diperiksa intensif dan terpisah dari teman-temannya.

Kasat Sabhara Polres Cirebon, AKP Amat Suhermat, mengatakan para siswa itu tidak hanya nongkrong. Keadaan para siswa berpakaian acak-acakan, sehingga membuat warga sekitar resah.

Kemudian, warga melaporkannya kepada petugas yang saat itu sedang piket.

“Ini penyerahan dari Polair. Anak-anak ini katanya bikin resah warga di sana,” ujar Amat.

Saat digerebek, sejumlah siswa berhasil kabur. Namun, belasan lainnya berhasil diamankan. Saat digeladah, dari salah satu tas pelajar yang ditinggal di TKP, polisi berhasil menemukan sebilah senjata tajam jenis celurit.

Polisi pun mengejar pemilik sajam yang sempat kabur. Namun akhirnya berhasil tertangkap.

“Ada satu yang masih diperiksa intensif karena diduga membawa sajam. Selain itu, ada delapan sepeda motor milik siswa yang diamankan,” terang Amat. (dri/yuz/JPG)

Respon Anda?

komentar