Sudah 18 Jenazah Korban Speedboat Tenggelam di Nongsa Ditemukan, Satu Bayi

1674
Pesona Indonesia
Satu dari 18 korban tewas yang berhasil dievakuasi adalah bayi berusia kurang dari satu tahun. Foto: Keisa Zain/FB/WB
Satu dari 18 korban tewas yang berhasil dievakuasi adalah bayi berusia kurang dari satu tahun. Foto: Keisa Zain/FB/WB

batampos.co.id – Jumlah korban tewas dari speedboat bermuatan 93 TKI asal Malaysia yang tenggelam, Rabu (2/11/2016) subuh di Perairan Nongsa, Batam, yang berhasil dievakuasi hingga sore hari baru 18 orang.

Sementara korban tewas yang ditemukan masih tetap 39 orang. Dengan demikian, jumlah yang berhasil dievakuasi baik yang masih hidup maupun telah meninggal dunia sudah 57 orang.

Masih ada 36 orang yang belum ditemukan. Diperkirakan semuanya meninggal namun mayatnya terseret arus hingga tim SAR gabungan yang mencari masih kesulitan menemukannya.

Korban tewas semuanya sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara di Polda Kepri. Sementara tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian.

Seperti diberitakan, speedboat bermesin 4 dengan kekuatan masing-masing 200 tenaga kuda melaju dini hari dari Malaysia mengangkut 93 TKI tanpa dokumen untuk kembali ke Indonesia.

Satu dari 18 korban tewas yang berhasil dievakuasi adalah bayi berusia kurang dari satu tahun. Foto: Keisa Zain/FB/WB
Satu dari 18 korban tewas yang berhasil dievakuasi adalah bayi berusia kurang dari satu tahun. Foto: Keisa Zain/FB/WB

Saat tiba di perairan Nongsa pukul 05.00 WIB, speedboat yang ditekongi 3 orang itu tiba-tiba dihantam angin kencang hingga terbalik, menumpahkan seluruh penumpangnya.

Hanya 39 yang berhasil berenang ke tepian, sementara lainnya tergulung ombak dan terbawa arus di subuh hari yang masih gelap dan hujan lebat itu.

Mayoritas korban selamat maupun tewas berasal dari wilayah timur, khususnya Lombok. Ada juga dari Padang, Palembang, Aceh, Surabaya, dan beberapa daerah di Jawa Timur. (egi/nur)

Respon Anda?

komentar