Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen Diharap Tolak Terima Hadiah

270
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Dua anggota baru Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Pemerintah Kota (Pemko) Batam dilantik di lantai 5 Pemko Batam, kemarin. Mereka adalah Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudy Sakyakirti dan Staf Ahli Walikota Batam bidang Kesejahteraan Sosial, Sadri Khairudin.

Dalam sumpah jabatan yang dibacakan Wakil Walikota Batam Amsakar, kedua anggota baru ini diminta memberi kontribusi perlindungan bagi konsumen di Batam. Mereka juga diharapkan tidak menerima bantuan atau hadiah dari pihak manapun terkait jabatan mereka sebagai anggota BPSK. Sebab, tugas BPSK adalah menyelesaikan permasalahan dengan netral hingga tak sampai ke pengadilan.

“Kita berharap anggota pengganti, memberikan arti khususnya konsumen di Batam,” ujar Amsakar usai melantik kedua anggota baru yang mengantikan jabatan Amsakar Achmad yang mundur dari PNS dan kini sebagai Wakil Walikot Batam dan Ahmad Hijazi yang saat ini menjabat Sekretaris daerah (Sekda) Riau.

Dijelaskannya, BPSK dibentuk untuk memberi perlindungan konsumen di Kota Batam berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No 23 Tahun 2006. Tugas pokok BPSK sesuai dengan undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 adalah menangani dan menyelesaikan sengketa antara pelaku usaha dan konsumen.

“Fungsi BPSK menangani dan menyelesaikan sengketa konsumen di luar pengadilan. Paling banyak kita menerima laporan terkait sangketa lahan antara developer dan masyarakat. Terkait air dan listrik dan banyak lagi,” Jelasnya.

Karena itu ia berharap seluruh anggota melaksanakan penanganan dan penyelesaian sengketa konsumen dengan cara konsiliasi, mediasi dan arbitrase seperti memberikan kontribusi perlindungan konsumen. Melakukan pengawasan terhadap pencantuman klausula baku, melaporkan kepada penyidik umum apabila terjadi pelanggaran ketentuan dalam UU nomor 8 tahun 1999.

“Menerima pengaduan baik tertulis maupun tidak tertulis dari konsumen tentang terjadinya pelanggaran terhadap perlindungan konsumen,” pungkas Amsakar. (she)

Respon Anda?

komentar