BPOM Sita Ribuan Kosmetik di Karimun

1031
Pesona Indonesia
Petugas BPOM Batam smengecek kosmetik di beberapa toko di Karimun, Rabu (2/11/2016). Foto: sandi/batampos
Petugas BPOM Batam smengecek kosmetik di beberapa toko di Karimun, Rabu (2/11/2016). Foto: sandi/batampos

batampos.co.id – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam, menyita ribuan kosmetik yang menyalahi aturan dalam operasi di sejumlah pasar di Karimun, Rabu (2/11/2016).

Rata-rata ribuan prodiuk kosmetik yang tidak dilengkapi dengan izin edar dan label BPOM disita.

”Ada berbagai merek kosmetik yang kita sita dari tiga tempat atau toko yang menjualnya. Semuanya berasal dari Pasar puan Maimun. Jumlahnya lebih dari 3 ribu merek kosmetik yang berasal dari dalam negeri dan juga luar negeri. Seperti Malaysia dan Thailand. Penyitaan ini kita lakukan, karena kosmetik yang dijual tersebut mengandyung bahan berbahaya. Seperti mercury dan bahan berbaya lainnya,” ujar petugas BPOM Batam, Angga kepada Batam Pos.

Sebagaimana diketahui, bahwa produk kosmetik yang akan diedarkan dan dijual ke pasar sudah tentu harus memiliki izin edar dan mendapatkan pemeriksaan dari BPOM terlebih dulu. Terkait dengan penyitaan ribuan kosmetik yang mengdung bahan berbahaya ini, pihaknya akan melakukan penelusuran dari mana asal masuk mbarang-barang ini. Termasuk juga produk kosmetik dalam negeri akan ditindaklanjuti.

Menyinggung tentang sanksi kepada pedagang yang menjual kosmetik bnerbahaya ini, Angga menyetakan bahwa untuk pertama kalinya pihaknya hanya memberikan sanksi teguran atau peringatan kepada para pedagang agar tidak lagi menjual produk-produk kosmetik yang tidak dilengkapi dengan izin edar.

”Kemudian, kita juga membuatkan surat pernyataan untuk para pedagang sebagai bentuk komitmen tidak menjual produk ielagal dan berbahaya. Untuk hasil penytaan kosmetik rencanya akan segera dimusnahkan,” ungkapnya. (san)

Respon Anda?

komentar