Lanud Tanjungpinang Ganti Nama Jadi Lanud RHF

418
Pesona Indonesia
Pangkoopsau I, Marsekal Muda TNI Gitu Sutisna, Menandatangani prasasti pergantian nama Pangkalan Udara Tanjungpinang menjadi RHF disaksikan Gubernur Kepri, Komandan Korem 033 WP, Ketua LAM Kepri serta Ahli Waris Raja Haji Fisabilillah. Foto: Osias De/ Batam Pos
Pangkoopsau I, Marsekal Muda TNI Gitu Sutisna, Menandatangani prasasti pergantian nama Pangkalan Udara Tanjungpinang menjadi RHF disaksikan Gubernur Kepri, Komandan Korem 033 WP, Ketua LAM Kepri serta Ahli Waris Raja Haji Fisabilillah. Foto: Osias De/ Batam Pos

batampos.co.id – Pangkalan Udara TNI AU Tanjungpinang berganti nama menjadi Pangkalan Udara Raja Haji Fisabilillah (RHF).

Pergantian nama tersebut dilakukan lewat Upacara perubahan nama dan penandatangan prasasti, yang di pimpin langsung Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) I, Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna, Lanud RHF Tanjungpinang, Rabu (2/4/2016) sore.

Pangkopsau I, mengatakan latar belakang pergantian nama Lanud Tanjungpinang berdasarkan pemikiran TNI AU untuk mengganti semua nama-nama pangkalan TNI AU dengan nama tokoh pejuang baik lingkup nasional maupun daerah.

Hal itu sebagai wujud penghormatan atas jasa dan pengabdian para tokoh pejuang yang telah berjasa kepada bangsa dan negara.

”Maka berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) nomor Kep/678/ X/ 2016, telah diubah nama Lanud Tanjungpinang menjadi Lanud RHF,” ujar Yuyu.

Dikatakan Yuyu, pergantian nama Lanud ini sudah melalui mekanisme koordinasi antara TNI AU, Pemerintah daerah (Pemda), tokoh masyarakat, tokoh agama dan juga ahli waris untuk mengabadikan nama tokoh pejuang daerah RHF.

”Pemilihan nama RHF menjadi pangkalan udara berdasarkan berbagai pertimbangan , khususnya ada keinginan dari masyarakat dan pemerintah daerah untuk mrngabadikan nama pejuang tersebut. Yang mana sebelumnya nama RHF juga sudah dijadikan nama bandara sipil di Tanjungpinang,”kata Yuyu.

Dalam sejarahnya, RHF adalah putra daerah dan seorang tokoh pejuang yang berasal dari Kota Lama Ulu Sungai Riau. Selain itu, RHF juga salah satu tokoh nasional yang terkenal dalam melawan Belanda di Teluk Ketapang dan juga berhasil membangun Pulau Biram Dewa di sungai Riau Lama.

”Dengan demikian, sangatlah tetat namanya diabadikan menjadi nama pangkalan, dengan harapan semoga perubahan nama ini akan menjadi kebanggan masyarakat sekaliguss memacu peningkatan kinerja Lanud dalam kiprah pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Smentara itu, Ahli Waris RHF, Raja Al Hafiz, mengucapkan terima kasih kepada TNI AU yang telah memberikan kepercayaan dengan memberi nama pangkalan udara RHF. Mudah-mudahan dengan diabadikannya nama RHF dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara, Khususnya Provinsi Kepri.

”Saya yang mewakili ahli waris bangga dan mengucapkan terima kasih yang setingginya kepada TNI AU,”ucapnya. (ias)

Respon Anda?

komentar