Proyek Gedung DPRD dan Pasar Diaudit Lagi

465
Pesona Indonesia
Pembangunan gedung DPRD Natuna di Desa Sungai Ulu. foto:aulia rahman/batampos
Pembangunan gedung DPRD Natuna di Desa Sungai Ulu. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menegaskan, pemerintah daerah akan melakukan audit kembali proyek pembangunan gedung DPRD dan pasar modern yang dibangun saat Bupati Ilyas Sabli-Imalko menjabat.

Sebenarnya dua proyek menelan anggaran puluhan miliar ini sudah selesai diaudit. Namun karena pembangunan belum selesai dan akan dilanjutkan penyelesain di tahun 2017 mendatang, sehingga perlu audit kembali.

“Saya maunya diaudit lagi, dalam APBD perubahan sudah dianggarkan untuk audit oleh BPK,” kata Hamid Rizal, Rabu (2/11/2016).

Hamid mengatakan, diauditnya kembali dua proyek tersebut untuk memastikan biaya yang akan dikeluarkan pemerintah daerah dalam lanjutan untuk diselesaikan tahin 2017.

Hamid menjelaskan, bukan dirinya tidak yakin dengan hasil audit sebelumnya. Namun untuk memastikan kesesuaian persentase bangunan dan anggaran.

“Tentu bangunan yang sudah dikerjakan juga harus diaudit lagi. Termasuk berapa lagi anggaran yang dikeluarkan supaya lebih efesiensi anggaran,” terang Hamid.

Seperti diketahui, pembangunan dua proyek gedung DPRD saja dianggarkan sebesar Rp 40 miliar lebih dan pasar modern mencapai Rp 40 miliar lebih. Kedua proyek ini belum selesai.

Sebelumnya, Kepala Dinas PU Pemkab Natuna Minwardi mengatakan kedua proyek puluhan miliar ini belum selesai dikerjakan 50 persen.

“Proyek itu sudah dilakukan pemutusan kontrak. Jadi akan dilelang ulang jika akan diselesaikan tahun 2017 mendatang,” ujar Minwardi.

Belum selesainya pembangun proyek puluhan miliar ini, dinilai menjadi bangunan tidak berfungsi. Salah satunya pasar modern. Hingga saat ini Natuna belum memiliki pasar yang layak.

“Pasar sekarang, sudah tidak layak. Kan pasar tradisional sebelum jadi Kabupaten. Namanya juga pasar Kecamatan,” ujar Ucok p├Ędagang pasar di Ranai. (arn)

Respon Anda?

komentar