Proyek Jalan Lingkungan Senilai Rp 639,84 Juta Mangkrak

782
Pesona Indonesia
Ruas jalan yang belum diaspal. Foto: syahid/batampos
Ruas jalan yang belum diaspal. Foto: syahid/batampos

batampos.co.id – Masyarakar Air Asuk Kecamatan Siantan Tengah mempertanyakan kinerja Kontraktor Pembangunan Jalan lingkungan di daerahnya.

Bahkan masyarakat berencana akan mendatangi kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mempertanyakannya langsung dan memastikan apakah pembangunan jalan senilai Rp 639.841.000 itu dilanjutkan atau tidak.

“Masyarakat sudah minta izin untuk datang ke Tarempa untuk mempertanyakan kelanjutan pembangunan jalan Lingkungan, apakah dilanjutkan atau tidak,” ungkap camat Siantan Tengah Herry Fakhrizal, Rabu (2/10/2016)

Herry, mengungkapkan berdasarkan perencanaan, jalan tersebut merupakan jalan semenisasi dengan ukuran panjang 223 Meter dengan lebar lima meter. Namun sampai saat ini kontraktor baru mengerjakan tahapan perataan tanah dan batu miring sepanjang 200 meter saja. Sementara itu 23 meter sisanya belum diratakan. “Yang 200 meter itu pun belum disemen,” jelas Herry.

Bekeradaan jalan itu sangat dibutuhkan, karena disepanjang sisi jalan tersebut terdapat TK, Unit Pelaksana Tekni (UPT) Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KPPKB), UPT Dinas Pendidikan dan serta Mushola.

“Karena belum disemen, jalan menjadi sulit dilalui apalagi hari hujan, yang menjadi pertanyaan ada apa sebenarnya,” tukasnya.

Jelas Herry, sesuai Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dengan nomor kontrak 01.OML/SP-HS/PJP/DPU-CK/APBD/VIII/2016. Pekerjaan sudah dimulai bulan Agustus silam, dengan masa perkerjaan selama 90 hari. Jadi, masa kerja berkhir pada tanggal 6 November yang akan datang.

Masih kata Herry ketika bertemu dengan Kontraktor Pelaksana, alasan kontraktor tidak mengerjakan karena volumenya sudah mencukupi. Namun menurutnya, jawaban itu janggal. “Kalau itu alasan, tentu tak pas. Jika memang sudah cukup volume perkerjaan kenapa matrial ditumpuk ditepi jalan,” jelasnya.

Karena waktu tinggal empat hari, maka dirinya yakin kalau pekerjaan jalan itu selesai. “Tak masuk akal rasanya kalau perkerjaan ini dapat selesai tepat waktu. Sekarang ini waktu kerja tinggal 4 hari lagi, mana mungkin bisa selesai,” tutupnya. (sya)

Respon Anda?

komentar