Rotasi Pesawat Lion Akibatkan Double Seat

486
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Lion JT 370 penerbangan dari Jakarta tujuan Batam, Rabu (2/11) diprotes sejumlah penumpang. Pasalnya penerbangan pukul 11.05 WIB tersebut berlakukan double seat.

“Aneh kali Lion ini, selalu cari sensasi dengan masalah. Masa satu seat berlaku untuk dua orang. Udah kaya angkot saja tadi,” ucap seorang penumpang,

Chotijah Choty kepada Batam Pos di Batu Besar kemarin.

Alhasil, keadaan ini berimbas pada penundaan penerbangan. Para penumpang yang mendapatkan satu tempat duduk yang sama banyak yang tidak mau mengalah. “Pramugarinya maksa. Untung saja tadi penumpang laki-laki yang double seat denganku, saya udah duluan duduk, jadi dia mengalah,” ujarnya.

Menurutnya, banyak penumpang yang marah hingga membentak pramugari. Kata pramugari saat itu memang full seat. “Jelas itu sudah melanggar Undang-undang keselamatan penerbangan. Akhirnya saat mau terbang penumpang duduknya acak-acakan, berarti kan masih ada yang kosong. Tak beres Lion ini,” ujarnya kesal.

Assisten Manager Lion Air Terminal 1B Bandara Soekarno Hatta Budi Ryanto membenarkan kejadian dua nama untuk satu seat yang terjadi di pesawat Lion Air JT 370 dari Jakarta tujuan Batam, Rabu (2/11) pagi. Namun demikian saat mengudara, dia mengaku pihaknya menerapkan satu orang satu seat.

Budi menjelaskan kejadian ini bermula saat rotasi pesawat. Rotasi tersebut berimbas ke sistem akibatnya sekitar 19 seat teracak. Alhasil, beberapa seat dimiliki oleh dua nama.

“Ketika sistem baru, seat yang terpakai itu terbuka lagi,” katanya.

Pihaknya mengaku tidak sempat memperbaiki keadaan ini, karena waktu boarding sudah sangat dekat, sehingga mengatur seat penumpang didalam pesawat. “Kondisinya mepet, tidak sempat proses di ground,” tambahnya.

Dia mengatakan insiden ini semata-mata karena sistem, walau demikian pihaknya mengakui kesalahan tersebut. “Ini memang salah kita, harusnya kita bisa reshiping di bawah. Atas nama perusahaan kami mohon maaf, secara pribadi juga mohon maaf,”pungkasnya. (cr13)

Respon Anda?

komentar