Uji Kompetensi, 26 Pejabat Anambas Tak Hadir

853
Pesona Indonesia
Peserta uji kompetensi di Aula Hotel Anambas Inn,Rabu (2/11/2016). Foto: Rasyid/batampos
Peserta uji kompetensi di Aula Hotel Anambas Inn,Rabu (2/11/2016). Foto: Rasyid/batampos

batampos.co.id – Pemerintah kabupaten Kepulauan Anambas mengadakan uji kompetensi bagi jabatan pimpinan tinggi pratama dan administrator Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas tahun anggaran 2016 di aula hotel Anambas Inn, Rabu (2/11/2016) pagi.

Sayangnya assesment tersebut berjalan kurang maksimal. Pasalnya tidak semua pejabat yang diundang dapat hadir. Dari 98 pejabat yang diundang, hanya ada 72 pejabat yang hadir, sementara itu 26 pejabat diantaranya tidak dapat hadir.

Namun bagi yang tidak hadir masih memiliki kesempatan lagi karena rencananya pelaksanaannya akan dilakukan tiga tahap.

“Bagi yang tidak hadir bisa menyusul. Uji kompetensi ini sangat penting dilakukan agar dapat menilai kemampuan dan kelemahan para pejabat dan bisa menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan jabatan yang diamanahkan nantinya,” kata Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, ketika ditemui usai membuka acara tersebut.

Menurutnya, bagi pejabat yang telah diundang agar dapat mengikuti dengan baik dan benar. Hasil ujian tersebut akan diterima setelah dinilai oleh pihak Balai Pemgembangan Inovasi dan psikologi (BPIP) yang bekerja sama dengan pihak Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung.

Ia juga berharap kepada seluruh pejabat yang bekerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dapat melaksanakan program pembangunan kedepannya sesuai dengan visi dan misi demi kepentingan daerah. Pihaknya mengaku tidak pernah membeda-bedakan satu sama lain, semuanya akan di fungsikan sesuai dengan kemampuan masing masing.

“Semua tergantung mereka apakah mau bekerja atau tidak. Kedepannya semua akan difungsikan sesuai dengan kemampuan mereka,” tegasnya.

Jika diperlukan kegiatan uji kompetensi dilakukan sebanyak 2 kali dalam satu tahun, sebab ini sangat penting baginya untuk menilai kemampuan atau kelemahan para pejabat.

Pemerintah daerah akan konsen terhadap kedisiplinan para pegawai. Ia yakin jika hal itu dilakukan dengan baik , maka bisa meringankan beban kerja. “Kita butuh pegawai yang memiliki kedisiplinan dan kejujuran yang tinggi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Anambas, Linda Maryati yang merangkap Ketua Panitia Seleksi (Pansel) mengatakan, kegiatan assessment dilaksanakan selama 3 hari dari hari Rabu (2/11) hingga Jumat (4/11) mendatang. Anggarannya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016.

Jelas Linda, bagi peserta yang belum hadir dan memiliki alasan yang jelas ada 2 orang yang melakukan perjalanan dinas laur daerah. “Bagi yang tidak bisa hadir selama jadwal ditetapkan, maka akan disarankan mengikuti pada tahap berikutnya. (sya)

Respon Anda?

komentar