Anak Buahnya Ditahan Polisi, Ini yang Dilakukan Kepala BPN Batam

1107
Pesona Indonesia
Suasana pelayanan pengurusan sertifikat di kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Republik Indonesia Kota Batam di Sekupang, Kamis (20/10/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Suasana pelayanan pengurusan sertifikat di kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Republik Indonesia Kota Batam di Sekupang, Kamis (20/10/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Kantor BPN Kota Batam, Asnaedi, menegaskan penahanan Kepala Seksi (Kasi) Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Batam, Bambang Supriyadi, tidak akan membuat pelayanan di BPN berhenti.

“Semua berjalan lancar dan normal,” katanya, Kamis (3/11/2016).

Pria yang baru sebulan menjabat di Batam ini juga mengaku belum menerima surat pemberitahuan penetapan tersangka dan penahanan Bambang.

Karena itu pihaknya belum mengambil langkah apapun, termasuk rencana melantik pejabat baru pengganti Bambang.

“Kalaupun ada (penggantian), prosesnya dilakukan pusat,” kata Asnaedi, Kamis (3/11/2016).

Namun, kasus ini menjadi pelajaran penting baginya. Asnaedi mengaku akan meningkatkan pengawasan sehingga kasus serupa tak terulang. Salah satunya dengan memasang kamera pengintai (CCTv) di setiap sudut ruangan BPN Batam.

“Semua (urusan) harus kelar di meja pelayanan, dan kita pantau,” kata Asnaedi.

Asnaedi juga berjanji akan menyelesaikan pengurusan berkas sesuai standar dan prosedur pelayanan. Yakni satu berkas maksimal 14 hari kerja. Meskipun jumlah berkas yang masuk ke kantornya cukup banyak, yakni rata-rata tujuh ribu berkas per hari.

“Bila pengajuan di atas seribu berkas, sebagian boleh diserahkan kewenangannya kepada bawahan seperti kepala seksi dan itu sudah diatur, dan dibolehkan,” jelasnya.

Disinggung soal dugaan banyaknya pungli di BPN Batam, Asnaedi meminta dibuktikan. “Kalau ada bukti laporkan saja. Saya sangat terbuka,” katanya.

Sementara itu seorang pengusaha, Taufik Hidayat, mengatakan pengurusan dokumen pertanahan di kantor BPN Batan sekarang sudah lebih baik dari sebelumnya. Selain lebih cepat, layanan di BPN Batam juga lebih profesional.

“Dulu kalau ngurus lama, dan pihak BPN tidak menginfokan jika berkas yang diajukan itu tidak lengkap, sekarang semua sudah mudah,” kata pria yang juga menjadi pengurus REI Batam ini, kemarin. (ska/cr17)

Respon Anda?

komentar