Polda Periksa 38 Saksi Kasus Dugaan Pungli dan Penggelapan BPHTB Pejabat BPN Batam

828
Pesona Indonesia
Kepala Seksi (Kasi) Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Batam, Bambang Supriyadi. SumberFoto: www.potretkepri.com
Kepala Seksi (Kasi) Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Batam, Bambang Supriyadi. SumberFoto: www.potretkepri.com

batampos.co.id – Penyidik Polda Kepri terus mendalami kasus dugaan korupsi dengan tersangka pejabat kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam, Bambang Supriyadi. Sejauh ini, polisi sudah memeriksa 38 saksi dalam kasus ini.

“Saksi dari pegawai BPN dan saksi ahli,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP, Arif Budiman kepada Batam Pos, Kamis (3/11/2016).

Arif tidak menampik, kasus ini akan terus menggelinding dan menyeret tersangka lainnya. “Semua tergantung hasil penyelidikan, keterangan saksi, dan bukti-bukti,” kata Arif.

Arif menyampaikan, pihaknya akan menggesa proses penyidikan Bambang. Dia menargetkan, pekan depan berkas kasus Bambang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam.

“Minggu depan sudah tahap satulah,” katanya.

Saat ini, pihaknya masih melengkapi administrasi penyidikan (mindik). “Insya Allah minggu depan selesai,” katanya lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kasi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah BPN Batam, Bambang Supriyadi, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi uang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebanyak Rp 1,5 miliar. Modusnya, Bambang tidak menyetorkan uang BPHTB tersebut ke kas negara. Padahal pemohon sertifikat sudah melunasi BPHTB tersebut melalui Bambang.

Sementara Kepala Kantor BPN Kota Batam, Asnaedi, mengaku belum menerima surat pemberitahuan atas penetapan tersangka dan penahanan Bambang. Untuk itu. pihaknya belum mengambil langkah apapun, termasuk rencana melantik pejabat baru pengganti Bambang.

“Kalaupun ada (penggantian), prosesnya dilakukan pusat,” kata Asnaedi, Kamis (3/11/2016).

Meski Bambang ditahan, Asnaedi mengklaim layanan publik di BPN Batam tidak terganggu. “Semua berjalan lancar dan normal,” katanya. (ska/cr17/bp)

Respon Anda?

komentar