Habib Rizieq Ungkap Penyebab Rusuh Demo 4 November

994
Pesona Indonesia
Imam Besar FPI Habib Rizieg Shihab. Foto: jpnn/JPG
Imam Besar FPI Habib Rizieg Shihab. Foto: jpnn/JPG

batampos.co.id – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengungkapkan rusuh yang terjadi pada aksi demo Bela Islam Jilid II 4 November 2016, bukan diawali oleh peserta demo. Tapi diawali oleh orang-orang yang ingin membuat aksi tersebut menadi ricu dengan menyusup ke barisan depan.

Habib juga mencurigai adanya komando lain dalam pengamanan demo Ahok 4 November 2016. Habib Rizieq menduga, ada beberapa arahan komando aparat dalam aksi damai itu, sehingga terjadi keributan.

Ketua Pembina Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) itu mengatakan, saat bentrokan terjadi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah menginstruksikan agar aparat menghentikan tembakan gas air mata. Namun aparat yang berhadapan langsung dengan massa tidak mengikuti perintah tersebut.

“Kalau instruksi Kapolri dan Panglima tidak diikuti patut diduga ada komando lain. Harus dicari siapa yang menjadi komando lain,” ungkap Habib Rizieq dalam jumpa pers GNPF-MUI di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/11/2016).

Habib Rizieq menilai, pecahnya bentrok dalam demo 4 November unjuk rasa kemarin terjadi lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mau menemui utusan demonstran.

Presiden, kata Habib Rizieq, memilih blusukan ke Bandara Soekarno-Hatta dibanding mendengarkan aspirasi jutaan umat muslim yang meminta penegakan hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas dugaan penistaan Alquran.

Keengganan presiden menemui perwakilan umat Islam itu membuat umat Islam kecewa.(wah/rmol/ps)

Respon Anda?

komentar