Korban Selamat belum Bisa Balik Kampung, masih Jadi Saksi

484
Pesona Indonesia
Perwakilan Polisi Diraja Malaysia memberikan berdialog dengan para korban kapal tenggelam yang selamat yang berada di penampungan sementara Panti Rehabiltasi Nilam Suri Dinas Sosial Kota Batam di Nongsa, Kamis (3/11/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Korban kapal tenggelam yang selamat yang berada di penampungan sementara Panti Rehabiltasi Nilam Suri Dinas Sosial Kota Batam di Nongsa, Kamis (3/11/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 39 penumpang selamat belum bisa dipulangkan karena masih akan dilakukan pemeriksaan sebagai saksi.

Korban selamat yang terdiri dari 36 orang laki-laki dan 3 orang perempuan itu kini masih ditampung di Panti Rehabilitasi Sosial, Nilam Suri, Nongsa, Batam, Kepri, Sabtu (5/11).

Mereka ialah TKI ilegal yang kapalnya tenggelam di perairan Teluk Memban, Nongsa, Kepri. Kapal mereka mengangkut 101 penumpang.

“Kita belum bisa memulangkan mereka karena masih dimintai keterangan sebagai saksi, karena Dodi (ABK selamat, red), saat ini sudah ditahan,” ujar Plt Kabid Humas Polda Kepri, AKBP S. Erlangga seperti diberitakan batampos (Jawa Pos Group) hari ini.

Empat korban selamat yang beberapa waktu yang lalu sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, telah bergabung dengan korban yang selamat lainnya.

Sementara itu, Polda Kepri teah menyerahkan 11 jenazah migran ke pihak BNP2TKI untuk dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing, Sabtu (5/11).

Semuanya dipulangkan melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga mengatakan para korban sudah teridentifikasi dan keluarga korban sudah memastikan bahwa itu adalah kerabatnya dan penyerahan dilakukan Kabiddokkes Polda Kepri AKBP Djarot.

Pemulangan korban kapal itu dilakukan dalam dua tahap, pukul 06.30 WIB sebanyak 5 orang asal NTB, yakni Mahrun, 49, berjenis kelamin laki-laki yang tinggal di Desa Tanak Embang Daye, Desa Selebeng, Batuk Liang, Lombok Tengah.

Lalu  Aisyah, 27, perempuan beralamat di Reban Burung, Aiberik, Bagel Nunggal, Lombok Tengah.

Rukmin, 39, jenazah perempuan ini dikirimkan ke Desa Batu Jai, Praya Barat, Lombok Tengah. Ating Fatmawati, 33, perempuan, dipulangkan ke Kampung Permai, Pijot, Keruak, Lombok Timur.

Dan Zainab, 39, yang juga berjenis kelamin perempuan dipulangkan ke rumahnya di desa Tanak Embang Daye, Selebeng, Batuk Liang, Lombok Tengah.

Di hari yang sama Polda Kepri menyerahkan enam jenazah lagi ke BNP2TKI. Tiga jenazah diberangkatkan ke Jawa Timur.

“Supriyadi, 51, asal Kediri. Maysaro, 40, asal Probolinggo dan Rian Rika Yuniar, 31, asal Tulungagung,” ucap Erlangga.

Selain itu juga diberangkat dua jenazah asal Jateng yakni Siti Maisarah, 27, dan bayinya bernama Aprilia.

“Ke Lampung satu jenazah atas nama Novi Yanti, 26,” pungkas Erlangga. (cr1/ska/ray/jpnn)

Respon Anda?

komentar