Tim SAR Fokus Cari 6 Korban

448
Pesona Indonesia
Delapan penyelam gabungan antara Marinir 10 SBY dan Basarnas Tanjung Pinang melakukan pencarian di hari keempat yang berfokus pada pencarian enam korban hilang dan bangkai kapa di perairan Nongsa, Sabtu (5/11). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Delapan penyelam gabungan antara Marinir 10 SBY dan Basarnas Tanjung Pinang melakukan pencarian di hari keempat yang berfokus pada pencarian enam korban hilang dan bangkai kapa di perairan Nongsa, Sabtu (5/11). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Hari keempat, Sabtu (5/11).

Tim gabungan masih berusaha mencari korban kapal pengangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal tenggelam. Mereka fokus terhadap enam korban yang belum ditemukan.

Sebanyak 325 personil diturunkan, terdiri dari 17 armada dan 5 ambulance. Namun, pencarian hingga Sabtu (5/11) sore belum membuahkan hasil.

“Pencarian di hari ke empat, kami mengerahkan seluruh unsur tetap melaksanakan pencarian korban yang sisa enam orang,” kata Kepala Basarnas Kepri, Abdul Hamid seperti diberitakan batampos (Jawa Pos Group) hari ini.

Hamid menjelaskan sesuai dengan Standar Operasi Prosedur (SOP), pencarian terhadap korban dilakukan selama tujuh hari. Menyisir hingga tengah laut dan tepi pantai.

“Sesuai SOP itu tujuh hari. Kita lihat juga dinamika di lapangan. Bisa lebih atau pun gak sampai tujuh hari,” ujarnya.

Selain melakukan pencarian terhadap korban, Basarnas juga menurunkan kapal RB 209 untuk melacak keberadaan bangkai kapal yang diperkirakan masih berada di dasar laut.

“Untuk pencarian bawah air juga sedang dilaksanakan,” katanya lagi.

Selain itu, Hamid juga mengungkapkan proses pencarian korban pada hari keempat ini juga sempat terkendala cuaca yang turun hujan pada Sabtu pagi kemarin.

“Kendala hari ini (kemarin, red) cuaca yang hujan,” imbuhnya. (cr1/ska/ray/jpnn)

Respon Anda?

komentar