Banggar Desak Pemprov Kepri Siapkan Rancangan APBD 2017

523
Pesona Indonesia
Irwansyah. foto:dalil harahap/batampos
Irwansyah. foto:dalil harahap/batampos

batampos.co.id – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri, Irwansyah mendesak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kepri untuk segera menyiapkan Rancangan APBD 2017.

Desakan ini mengingat waktu pembahasan semakin sempit. Dikhawatirkan pengesahan APBD nanti tidak sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

“Kita minta Sekda selaku Ketua TAPD Pemprov Kepri untuk menyiapkan rancangan APBD 2017. Karena pembahasan pra APBD harus segera dilakukan,” ujar Irwansyah menjawab pertanyaan Batam Pos, Minggu (6/11/2016)

Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepri tersebut, DPRD Kepri sudah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Perangkat Daerah yang baru. Susunan Perangkat Daerah yang ada, bisa menjadi acuan dalam persiapan pembahasan. Meskipun pada saat ini, Gubernur Kepri belum melakukan pelantikan terhadap susunan perangkat daerah yang baru.

“Semakin cepat, kita mempersiapkan Rancangan APBD 2017, maka semakin banyak waktu untuk pembahasan. Sehingga prosesnya tidak sekedar asal-asalan,” tegas Irwansyah.

Ditambahkannya, pihaknya sebagai wakil rakyat tentu menginginkan porsi APBD 2017 lebih untuk kepentingan masyarakat. Baik dalam hal pembangunan infrasturktur maupun bidang lainnya. Atas dasar itu, DPRD tentunya juga butuh waktu untuk mengkoreksi rancangan yang dipersiapkan TADP Pemprov Kepri nanti.

“Seperti kita ketahui, apabila pengesahan APBD 2017 lewat dari bulan Desember, Kepri diambang sanksi. Kita berharap itu tidak terjadi. Mudah-mudahan kondisi APBD 2017 sudah tidak terganggu defisit,” tutup Irwansyah.

Sementara itu, Sekda Kepri, TS. Arif Fadillah mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan Rancangan APBD 2017. Diakuinya, waktu yang tersedia sangat mepet. Atas dasar itu, pihaknya sudah mulai menyusun kerangka Rancangan APBD 2017. Terkait rencana pembangunan tentunya mengacu pada hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrebang) Pemprov Kepri beberapa waktu lalu.

“Kegiatan-kegiatan yang ditunda pelaksanaanya, karena defisit. Akan kita masukan kembali dalam Rancangan APBD 2017 nanti. Semoga APBD 2017 nanti, tidak dihantui oleh defisit anggaran,” ujar Arif belum lama ini. (jpg)

Respon Anda?

komentar