Buni Yani Tidak Pernah Mengedit Video Ahok Soal Surat Almaidah 51

1025
Pesona Indonesia
Buni Yani dan pengacaranya. Sumber Foto: ponorogopos.com
Buni Yani dan pengacaranya. Sumber Foto: tempo.co

batampos.co.id – Buni Yani, pria yang kini dipojokkan pihak Ahok karena dituding mengedit video pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu tentang Surat Al Maidah 51, membatah keras tudingan tersebut.

Buni mengaku tidak pernah mengedit apalagi menambah-nambahin. Itu murni seperti yang beredar lengkap di Youtube atau jejaring sosial.

“Saya ingin sampaikan bahwa Pak Buni Yani ini tidak pernah mengedit video apalagi mengutak-atiknya. Video yang selama ini viral adalah video yang banyak beredar pula di berbagai media. Pak Buni hanya membuka opini kepada masyarakat apakah yang dilakukan Ahok itu merupakan penistaan agama?” ujar kuasa hukum Aldwin Rahadian, dalam konferensi pers di Wisma Kodel, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2016).

Aldwin mengatakan, kliennya saat ini kian terpojok dengan upaya penggiringan opini publik soal editan video tersebut.

Ia menegaskan kembali bahwa Buni hanya mengupload ulang video yang didapat dari media sosial bernama NKRI.

“Pak Buni hanya mengupload video yang berdurasi 31 detik tentang dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok di Pulau Seribu. Jadi video 31 detik sudah ada duluan, dan akun yang mengupload pertama kali NKRI,”ungkap Aldwin.

“Kan sudah jelas di bawahnya, dia tulis bukan transkrip. Kalau transkrip itu dari awal sampai akhir harus utuh atau dia tulis ini transkrip Ahok. Dia hanya menulis pendapat pribadinya. Apakah ini penistaan agama, tanda tanya (?),” tutup Aldwin. (mg5/JPNN)

Respon Anda?

komentar