Ahok Dikawal 60 Polisi

734
Pesona Indonesia
 Calon Gubernur DKI Basuki T Purnama saat blusukan di Kelurahan Petojo, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016). Foto: Surya Kawung/JawaPos.Com

Calon Gubernur DKI Basuki T Purnama saat blusukan di Kelurahan Petojo, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016). Foto: Surya Kawung/JawaPos.Com

batampos.co.id – Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, kembali melakukan kampanye dengan belusukan ke sejumlah wilayah di Jakarta, Selasa (8/11/2016), usai diperiksa di Bareskrim Mabes Polri, Senin (7/11/2016).

Namun ada yang berbeda dengan Ahok. Kali ini ia dikawal 60 polisi saat blusukan di Kelurahan Petojo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Itu baru dari personel Polda Metro Jaya, belum dari Polsek Gambir.

“Kita ini kan sebagai bagian pengamanan karena kita tahu jika kampanye pasti akan banyak orang,” ujar Kapolsek Metro Gambir AKBP Ida Ketut Gahanata Krisna Rendra yang juga ikut meninjau proses pengamanan blusukan Ahok di Kebon Jahe, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016).

Ida mengatakan, pihaknya meminta bantuan Polda Metro Jaya untuk mengamankan blusukan Ahok. Karenanya, ada  ada 60 personel Polda Metro Jaya yang membantu Polsek Gambir.

“Dua pleton atau 60 orang kita turunkan di sini. Kita bukan pengawalan tapi sebagai bagian pengamanan,” paparnya.

Anggota Sabhara Polda Metro Jaya tampak tersebar di beberapa titik untuk mengantisipasi kericuhan jika ada warga yang menolak kedatangan calon petahana tersebut.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu kehadiran Ahok di tengah masyarakat dalam rangka blusukan sempat ditolak warga.

Bahkan pernah dalam satu kondisi, mantan anggota Komisi II DPR itu harus dievakuasi menggunakan angkutan umum di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pasalnya, suasana blusukannya berubah tak  kondusif. (uya/JPG)

Respon Anda?

komentar