Aku Pernah Nyoba Jual Diri, tapi, Aku Tidak Bisa…

2086
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Usianya baru menginjak, 33 tahun. Anaknya lima. Kenalkan, namanya Sephia, jelas bukan nama sebenarnya.

Wajah ayu dengan gaya genit membuat lulusan vokasi itu mampu memikat pria-pria seumuran maupun yang lebih tua-tua keladi. Endingnya, dia pun hamil dulu.

Terhitung, sudah lima anak yang dihasilkan dari proses married by accident (MBA).

Akan tetapi, di balik sikap playgirl dan kehidupan bebasnya bersama pria-pria hidung belang, Sephia ini termasuk wanita yang tanggung jawab dari hasil tabungan kekasihnya.

Ia tidak pernah mau menggugurkan anaknya meskipun beberapa pria tidak mau menikahinya.

”Itu memang kesalahan saya dan pacar-pacar saya. Tidak ada anak haram. Semuanya titipan dari Tuhan. Saya malah bangga karena Tuhan mempercayakan mereka (anak-anak, red) ke saya,” kata Sephia di sela-sela sidang gugatan cerainya dengan suami keempatnya di Pengadilan Agama (PA), Klas 1A Surabaya, Senin (7/11).

Menggendong putri kecilnya yang masih berusia satu tahun, Sephia memang tampak keibuan.

Untuk keempat kalinya, dia akan menjadi janda baru karena merasa suaminya tidak tanggung jawab.

Suaminya tidak mau menghidupinya dan terkesan hanya numpang hidup di rumahnya.

Sephia menyatakan, sejak kecil dirinya memang cenderung bersikap genit.

Ia merasa memiliki ketertarikan lebih besar dengan seorang pria.

”Aku pernah lho nyoba-nyoba jual diri. Tapi, aku tidak bisa tuh menikmati sama orang yang enggak suka, ya sudahlah akhirnya saya memilih pacaran saja. Kalau hamil ya mau digimanain lagi ya diemong dong,” kata Sephia.

Sebagai anak tunggal dari orang tua yang berada, jika orang tua marah biasanya hanya sementara.

Akhirnya, juga mereka akan memaafkan dan membantu ngemong anak-anaknya.

”Saya dikawin empat kali, yang pacar kedua saya tidak mau kawin. Biarlah. Saya cari lagi,” ungkapnya enteng.

Saat ini, Sephia bekerja sebagai salah satu staf di perusahaan importer Perak.

Selain mengandalkan gaji, untuk menghidupi anakanaknya, Sephia memiliki tujuh kos-kosan di Lidah Wetan dan Wiyung.

Dua hektar tambaknya masih menghasilkan udang dan bandeng besar di kawasan Cerme, Gresik.

”Aku punya kolam pancing lho di Gresik. Main ke sana ya,” ajak Sephia tersenyum. (no/JPG)

Respon Anda?

komentar