Anggaran Desa Belum Cair, Kegiatan Desa Belum Rampung

562
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Akibat belum cairnya seluruh anggaran dana desa (ADD) se kabupaten Lingga membuat program pembangunan desa tertunda. Sementara waktu yang tersisa hanya tinggal sebulan lagi untuk melakukan pengerjaan sejumlah kegiatan.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Resun, kecamatan Lingga Utara Rusli mengatakan untuk progres kegiatan menggunakan ADD tahap I telah selesai dilakukan. Sejak bulan Juli 2016 lalu, laporan kegiatan juga telah diserahkan kepada Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) kabupaten Lingga.

Pihak desa sampai saat ini, kata Rusli terus menunggu pencairan ADD. Pasalnya, masih banyak kegiatan yang belum selesai.

“Sampai saat ini ADD dan DD tahap II belum cair. Kegiatanpun belum dapat dilaksanakan sama sekali. Padahal semua kegiatan harus selesai akhir Desember ini,” ungkap Rusli kepada Batam Pos, Senin (7/11).

Dikatakan Rusli, Resun sebagai salah satu desa wisata memiliki sejumlah kegiatan menunjang kesiapan desa. Salah satunya kegiatan semenisasi jalan menuju perkebunan salak yang menjadi salah satu aset wisata desa tersebut. Direncanakan melalui DD tahap II, jalan sepanjang 455 meter yang telah dilakukan pengerasan beberapa waktu lalu akan disemenisasi.

“Materialnya batu dan pasir sudah masuk. Belum kami kerjakan karena tidak ada dana. Kami juga khawatir pekerjaan ini tidak bisa rampung karena waktu yang tingga sedikit,” sambungnya.

Selain itu sambung Rusli, akibat dana mengendap dikas daerah sejak bulan Juli lalu hingga kini baik kades, perangkat desa maupun BPD hingga RW dan RT tidak menerima gaji.

“Dari Juli sampai sekarang juga belum gajian,” jelasnya.

Sementara itu, kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) kabupaten Lingga, Said Rudi Palo yang dikonfirmasi hal ini belum memberikan keterangan. Dihubungi melalu nomor probadinya, yang bersangkutan tidak menjawab. (mhb)

Respon Anda?

komentar